38.772 Personel Dikerahkan Tangani Karhutla Kalimantan, Luas Area Terbakar 18.973 Ha
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan masih menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seluas 18.973 hektare (ha) di Pulau Kalimantan. Data tersebut tercatat hingga 22 Oktober 2026.
"Di Pulau Kalimantan, luas lahan yang masih dalam penanganan per 22 Oktober 2026 mencapai sekitar 18.973 ha," kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam keterangannya, Jumat (23/10/2026).
Berton menyebutkan, karhutla tersebut tersebar di tiga provinsi, yakni Kalimantan Tengah seluas 16.097 ha, Kalimantan Selatan 1.506 ha, dan Kalimantan Barat 1.370 ha.
Untuk menangani kebakaran, satuan tugas (satgas) darat mengerahkan 38.772 personel gabungan di tiga provinsi tersebut. Personel berasal dari BPBD, TNI, Polri, Satpol PP, Manggala Agni, relawan, dinas lingkungan hidup dan kehutanan, serta perusahaan swasta.
Rinciannya, sebanyak 16.387 personel bertugas di Kalimantan Tengah, 14.458 personel di Kalimantan Barat, dan 7.927 personel di Kalimantan Selatan.
Sementara itu, satgas udara mengoperasikan 35 helikopter. Sebanyak 22 unit digunakan untuk operasi pemadaman melalui pengeboman air (water-bombing), sedangkan 13 unit lainnya untuk patroli dan operasi modifikasi cuaca (OMC).
"Pembagian Kalimantan Selatan 15 unit serta Kalimantan Tengah dan Kalimantan Barat masing-masing 10 unit," ujarnya.
Berton menjelaskan, operasi modifikasi cuaca di Kalimantan Tengah terus dilakukan. Hingga kini, operasi tersebut telah dilaksanakan sebanyak tujuh sorti dengan menyemai 5.000 kilogram dry ice dan 1.000 kilogram natrium klorida (NaCl).
Penyemaian dilakukan di wilayah Murung Raya, Gunung Mas, Palangka Raya, serta Taman Nasional Tanjung Puting.
"OMC di Kalimantan Barat belum dapat dilaksanakan karena pertumbuhan awan kurang mendukung, sedangkan di Kalimantan Selatan tidak ada sortie OMC," ucapnya.
Editor: Rizky Agustian