Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hakim PN Jakpus Janji Tak Korupsi, Teken Pakta Integritas Siap Disanksi jika Melanggar
Advertisement . Scroll to see content

4 Fakta Cita Citata Diduga Dapat Bayaran Nyanyi Acara Kemensos dari Uang Suap Bansos

Sabtu, 27 Maret 2021 - 13:06:00 WIB
4 Fakta Cita Citata Diduga Dapat Bayaran Nyanyi Acara Kemensos dari Uang Suap Bansos
Cita Citata dipanggil KPK (foto: Antara)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Nama pedangdut Cita Citata muncul dalam pusaran kasus dugaan suap pengadaan bantuan sosial (Bansos) Covid-19 yang menjerat eks Menteri Sosial (Mensos) Juliari Batubara. KPK menduga bayaran nyanyi Cita Citata di acara Kemensos berasal dari dugaan suap pengadaan bansos Covid-19.

Dalam kasus ini, KPK menetapkan lima orang tersangka yakni Juliari Peter Batubara, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di Kementerian Sosial (Kemensos) Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono, serta Ardian I M dan Harry Van Sidabukke selaku pihak swasta.

KPK menduga, berdasarkan temuan awal, Juliari menerima Rp10 ribu per paket sembako dengan harga Rp300 ribu. Namun menurut KPK, tak tertutup kemungkinan Juliari menerima lebih dari Rp10 ribu. Total uang yang sudah diterima Juliari Rp 17 miliar.

Nama Cita Citata Muncul di Sidang Bansos

Nama Cita Citata muncul dalam sidang perkara dugaan suap terkait pengurusan Bansos Covid-19 untuk terdakwa Harry Van Sidabukke dan Ardian Iskandar Maddanatja, pada Senin, 8 Maret 2021. Saat itu Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pengadaan Bansos Covid-19, Matheus Joko Santoso menjadi saksi.

Dalam persidangan tersebut, Matheus membeberkan bahwa uang yang diserahkan kepada Juliari Peter Batubara, saat masih menjabat Menteri Sosial berjumlah Rp14,7 miliar. Uang tersebut, kata Matheus, digunakan untuk berbagai macam keperluan seperti membayar jasa pengacara hingga kunjungan kerja ke Semarang.

Uang itu juga digunakan untuk berbagai kegiatan kementerian seperti acara di Labuan Bajo. Ketika itu Cita Citata menjadi tamu undangan.

"Artisnya (yang diundang) informasinya Cita Citata, tapi saya juga enggak hadir," kata Matheus.

Uang bansos, lanjut dia, juga digunakan untuk pembayaran hotel Biro Humas Rp80 juta; tes swab pimpinan kementerian Rp30 juta; seragam baju tenaga pelopor Rp80 juta.

"Pembayaran kegiatan di Mesuji Lampung Rp100 juta, pengerahan tenaga pelapor untuk monitoring gudang Rp80 juta, pembayar makan-minum rapat pimpinan awal-akhir Rp100 juta, pembayar makan minum tim bansos relawan dan tim pantau Rp200 juta, pembayar sapi Rp100 juta, sewa pesawat carter Labuan Bajo Rp270 juta, pembayaran artis untuk kegiatan rapat Labuan Bajo Rp150 juta," katanya.

Cita Citata Kaget Namanya Muncul di Kasus Suap Bansos

Cita Citata kaget namanya disebut terkait korupsi bantuan sosial (bansos) dengan terdakwa Juliari Batubara. Namun Cita tak mengetahui bila biaya manggungnya dibayar dengan uang haram.

"Ha? Namaku dibawa? Enggak tahu, enggak tahu," ujar Cita, saat dihubungi awak media, belum lama ini.

Cita Citata mengklarifikasi terkait namanya muncul dalam persidangan kasus dugaan Bansos Covid-19. Cita menekankan bahwa tidak terlibat dalam perkara itu. 

Dia juga menjelaskan bahwa diundang untuk konser di Labuan Bajo melalui pihak Event Organizer, bukan dari Kemensos.

Cita Citata Dipanggil KPK

Cita Citata memenuhi panggilan KPK terkait kasus suap bansos Covid-19. Dari pantauan iNews.id, Cita datang bersama tim. 

Tak banyak yang Cita sampaikan saat tiba di Gedung Merah Putih. Dia hanya meminta awak media menjaga jarak. 

“Jaga jarak ya, jaga jarak,” ujar Cita, Jumat (26/3/2021). 

Setelah itu, Cita Citata langsung melenggang masuk ke Gedung Merah Putih tanpa berkomentar lagi. 

KPK Duga Bayaran Nyanyi Cita Citata di Acara Kemensos dari Uang Suap Bansos

KPK memeriksa pedangdut Cita Rahayu atau Cita Citata sebagai saksi kasus suap Bansos Covid-19 yang menjerat mantan Mensos Juliari Peter Batubara. KPK menduga uang bayaran nyanyi Cita Citata berasal dari uang suap.

"Cita Rahayu (Seniman) dikonfirmasi antara lain terkait dengan dugaan aliran sejumlah yang diterima oleh saksi pada saat menjadi salah satu pengisi acara yang diadakan oleh Kemensos RI di Labuan Bajo," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (26/3/2021).

Uang itu diduga berasal dari vendor pengadaan Bansos Covid-19 wilayah Jabodetabek di Kemensos. "Di mana, sumber uang tersebut juga masih diduga dari para vendor yang menjadi pelaksana pengadaan Bansos untuk wilayah Jabodetabek tahun 2021 di Kemensos RI," ujar Ali.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut