Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geger! 4 WNI Diculik Bajak Laut di Gabon, Kemlu Ungkap Kronologinya
Advertisement . Scroll to see content

4 WNI Diculik Bajak Laut, Militer Gabon Buru Para Pelaku

Selasa, 13 Januari 2026 - 15:05:00 WIB
4 WNI Diculik Bajak Laut, Militer Gabon Buru Para Pelaku
Ilustrasi korban penculikan (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pasukan Angkatan Laut (AL) Gabon memburu para pelaku pembajakan kapal penangkap ikan IB FISH 7 (Liang Peng Yu 828) di perairan Ekwata, Gabon. Aksi pembajakan tersebut mengakibatkan sembilan awak kapal diculik, termasuk empat warga negara Indonesia (WNI).

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) menyampaikan insiden pembajakan terjadi pada 11 Januari 2026. Dari total 12 awak kapal, sembilan orang dibawa kabur pelaku, sementara tiga awak lainnya dilaporkan selamat.

⁠"Pelaku pembajakan telah menculik 9 awak kapal dari total 12 awak, 4 di antaranya adalah WNI. Sementara, 3 awak lainnya (2 di antaranya WNI) saat ini dalam kondisi aman, dan tetap berada di kapal yang sama," ujar Pelaksana Tugas Direktur Pelindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (13/1/2026).

Heni menegaskan aparat keamanan setempat telah bergerak melakukan pengejaran terhadap para pelaku pembajakan.

"Pasukan AL Gabon tengah memburu para pelaku," ujar Heni.

Sementara itu, tiga awak kapal yang selamat saat ini berada dalam pengawalan ketat Angkatan Laut Gabon. Mereka dievakuasi menuju Libreville, ibu kota Gabon, guna menjalani proses pengamanan lebih lanjut.

"Tiga awak kapal (termasuk 2 WNI) yang berada di kapal IB FISH 7 telah dikawal oleh Angkatan Laut Gabon menuju ke Libreville, ibu kota Gabon," katanya.

Kemlu memastikan setelah menerima laporan pembajakan, pihaknya melalui KBRI Yaounde langsung berkoordinasi dengan otoritas setempat, perusahaan atau agen kapal, serta pihak terkait lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk mempercepat upaya penyelamatan para awak kapal yang diculik.

Selain itu, Kemlu juga berupaya memperoleh informasi terkini mengenai kondisi kesehatan para WNI yang menjadi korban, sekaligus memastikan hak-hak ketenagakerjaan para awak kapal maupun keluarganya tetap terpenuhi.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut