Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Demi Uang, Ini Alasan Aurelie Moeremans Gratiskan Buku Broken Strings
Advertisement . Scroll to see content

5 Fakta Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans yang Viral, Nomor 4 Mengharukan!

Selasa, 13 Januari 2026 - 11:49:00 WIB
5 Fakta Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans yang Viral, Nomor 4 Mengharukan!
Fakta-fakta menarik soal buku Broken Strings karya Aurelie Moermans. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idBuku digital berjudul Broken Strings karya Aurelie Moeremans tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Dirilis secara mandiri dan dibagikan gratis, buku ini langsung menyedot perhatian publik. 

Bukan tanpa alasan, buku ini mengangkat kisah pribadi Aurelie Moeremans yang sangat sensitif dan jarang diungkap secara terbuka. Salah satunya soal child grooming yang dialami Aurelie di usia 15 tahun. 

Dukungan mengalir deras untuk Aurelie saat publik sudah membaca buku ini. Aurelie pun mengaku bersyukur bisa mendapat banyak doa dan dukungan sebesar yang sekarang diterimanya. 

So, buat Anda yang penasaran dengan buku Broken Strings, berikut lima fakta menarik tentang buku ini yang membuatnya viral di medsos.

Buku Aurelie Moeremans siap dijual dalam bentuk fisik. (Foto: Instagram)
Buku Aurelie Moeremans siap dijual dalam bentuk fisik. (Foto: Instagram)

5 Fakta Buku Broken Strings Karya Aurelie Moeremans

1. Memoar Pribadi yang Ditulis Langsung oleh Aurelie Moeremans

Broken Strings bukan karya fiksi. Buku ini merupakan memoar autobiografi yang ditulis langsung oleh Aurelie Moeremans. Di dalamnya, dia menceritakan pengalaman hidupnya secara jujur, emosional, dan apa adanya, tanpa nama samaran maupun romantisasi cerita.

2. Dibagikan Gratis dalam Format E-book

Berbeda dari kebanyakan buku selebritas, Broken Strings dibagikan gratis dalam format PDF. Aurelie membagikan tautan unduhan melalui media sosialnya agar kisah ini bisa diakses seluas mungkin, sekaligus sebagai bentuk edukasi dan kesadaran publik.

3. Ditulis dalam Dua Bahasa

Menariknya, Broken Strings tersedia dalam dua versi bahasa, yakni bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Hal ini membuat buku tersebut tak hanya dibaca oleh publik Tanah Air, tetapi juga menjangkau pembaca internasional.

4. Mengangkat Isu Child Grooming yang Jarang Dibahas di Ruang Publik

Salah satu alasan buku ini mengguncang publik adalah keberanian Aurelie mengungkap pengalaman menjadi korban child grooming sejak usia remaja. Buku ini menjelaskan bagaimana manipulasi emosional, ketimpangan usia, dan relasi kuasa bisa terjadi perlahan hingga korban tak menyadarinya.

5. Viral karena Banyak Pembaca Merasa 'Relate' dan Tersentuh

Sejak dibagikan, Broken Strings menuai ribuan respons emosional dari pembaca. Banyak yang mengaku tersentuh, merasa terwakili, bahkan baru menyadari bahwa pengalaman yang mereka alami serupa dengan yang diceritakan Aurelie. Efek inilah yang membuat buku tersebut menyebar cepat di media sosial.

Broken Strings bukan sekadar buku selebritas, melainkan ruang pengakuan, penyembuhan, dan pengingat bahwa isu kekerasan emosional serta manipulasi terhadap anak masih nyata terjadi. Keberanian Aurelie Moeremans membuka kisah pribadinya pun menuai banyak apresiasi dari publik.

Kabar terbaru bahkan menyebut bahwa buku ini sudah dilirik oleh production house (PH) untuk diadaptasi menjadi skrip film. Namun, belum ada perkembangan lebih lanjut mengenai hal tersebut. 

So, apakah Anda tertarik untuk membaca buku ini dan mengenal lebih dekat dengan Aurelie Moeremans, pun soal masa lalunya yang begitu kelam? 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut