Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Eksklusif! Eggi Sudjana Ngaku Dijanjikan Proyek Triliunan Rupiah jika Minta Maaf ke Jokowi
Advertisement . Scroll to see content

6 Fakta Pulau Galang untuk RS Khusus Virus Korona, Nomor 4 Bikin Merinding

Kamis, 05 Maret 2020 - 05:00:00 WIB
6 Fakta Pulau Galang untuk RS Khusus Virus Korona, Nomor 4 Bikin Merinding
Seorang pengunjung mengamati foto wajah-wajah pengungsi di Museum Eks Pengungsi Vietnam, Pulau Galang, Batam, Sabtu (5/1/2020). (Foto: Antara/Joko Sulistyo).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Joko Widodo berencana membangun rumah sakit khusus di Pulau Galang, Batam, Kepulauan Riau. Rumah sakit ini akan digunakan untuk mengobservasi atau merawat pasien yang terinfeksi virus korona (Covid-19).

Rencana ini disampaikan Jokowi dalam konferensi pers di Istana Negara, Jakarta, Selasa (3/3/2020) lalu. Menurut Kepala Negara, pemerintah tinggal melakukan renovasi fasilitas rumah sakit di pulau tersebut yang lama tak difungsikan.

Untuk mendukung rencana ini, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto bersama Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengunjungi Pulau Galang, Rabu (4/3/2020). Panglima meninjau berbagai fasilitas di pulau itu.

"Mudah-mudahan rencana ini bisa segera terealisasi dan segera kita gunakan untuk para saudara-saudara kita yang harus melaksanakan observasi dan apabila ada yang terinfeksi segera bisa kita laksanakan pengobatan," kata Panglima.

Pulau Galang secara administratif masuk wilayah Kota Batam, Kepri. Pulau ini hanya berjarak sekitar 40-50 kilometer dari Batam yang dihubungkan dengan Jembatan Barelang. Pulau ini juga menjadi destinasi wisata karena memiliki pantai indah.

Berikut 6 Fakta Pulau Galang:

1. Kampung Vietnam.
Pulau Galang semula tidak berpenghuni. Ketika perang saudara pecah di Vietnam pada 1975, sebagian warga negara itu melarikan diri. Dengan menumpang perahu, mereka yang khawatir akan menjadi korban kekejaman komunis mendarat di beberapa pulau di Indonesia, antara lain Natuna dan Galang, untuk mencari suaka.

Fullback muda Bagas Kaffa (kiri) berambisi masuk tim inti Barito Putera. (Foto: Media LIB)

Badan PBB untuk pengungsi ( UNHCR) kemudian memerintahkan Indonesia untuk menjadikan Pulau Galang sebagai tempat penampungan para pengungsi perang dari Vietnam. Pada 1979, pulau seluas 80 hektare itu pun menjadi camp pengungsian. Berbagai fasilitas dibangun. Sejak saat itu Pulau Galang dikenal sebagai Kampung Vietnam.

2. Manusia Perahu.
Eksodus ribuan warga Vietnam ke Pulau Galang dengan menumpang perahu menjadikan mereka dikenal sebagai Manusia Perahu. Tak terhitung berapa yang tewas dalam perjalanan mencari suaka itu.

Fullback muda Bagas Kaffa (kiri) berambisi masuk tim inti Barito Putera. (Foto: Media LIB)

Catatan sejarah menunjukkan mereka berdesak-desakan di perahu untuk mencari penghidupan baru. Perahu bekas pengungsi itu masih ada di Pulau Galang.

3. Fasilitas Kemanusiaan.
Sebagai tempat pengungsian, Pulau Galang yang semula kosong lantas dilengkapi dengan berbagai fasilitas, mulai tempat tinggal, rumah sakit, tempat ibadah, sekolah, bahkan penjara.

Ketika Pemerintah Indonesia memutuskan untuk kembali mengosongkan Pulau Galang pada 1994, warga Vietnam dikembalikan ke negaranya. Berbagai fasilitas itu pun kemudian tak lagi digunakan.

4. Dikenal Angker.
Bagi warga setempat, Pulau Galang tersohor sebagai salah satu kawasan angker. Banyak orang tak berani datang ke wilayah ini saat malam karena berbagai cerita mistis yang dinarasikan turun-temurun.

Informasi yang dirangkum iNews, cerita horor itu antara lain kemunculan penampakan hantu perempuan di bekas rumah sakit Vietnam. Berdasarkan penelusuran, cerita-cerita seram ini tidak lepas dari sejarah Kampung Vietnam.

Ketika berada di Pulau Galang, kondisi para pengungsi itu memprihatinkan. Banyak warga tewas karena penyakit yang dikenal sebagai Vietnam Rose. Ada pula nama perempuan Tinh Namh Laoi yang disebut-sebut tewas karena bunuh diri.

5. Pantai Melur.
Meski dikenal angker, tapi jangan salah, Pulau Galang merupakah salah satu destinasi wisata populer di Batam. Pulau Galang memiliki Pantai Melur dengan panorama cantik. Air laut yang biru jernih dan pasir putih menjadikan tempat ini ramai dikunjungi turis lokal maupun mancanegara.

Untuk mencapai pantai ini, pengunjung dapat menggunakan transportasi umum, taksi, maupun menyewa mobil atau bermotor. Dari Bandara Hang Nadim, dapat ditempuh sekitar 1 jam.

6. Bendungan Muara Sei Gong.
Pemerintah membangun Bendungan Muara Sei Gong di Kelurahan Sijantung, Kecamatan Galang. Bendungan ini merupakan salah satu proyek strategis nasional yang digarap Kementerian PUPR.

Bendungan Muara Sei Gong dibangun untuk mengantisipasi peningkatan kebutuhan air baku di Kota Batam. Data Kementerian PUPR, bendungan ini diharapkandapat menyediakan pasokan air baku sebesar 0,47 meter kubik per detik.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut