60 Jam KRI Nanggala Hilang Kontak, Fokus Pencarian di 40 Km Lepas Pantai Utara Bali
JAKARTA, iNews.id - Kapal selam KRI Nanggala-402 sudah 60 jam dinyatakan hilang kontak sejak Rabu (14/4/2021) dini hari. Sampai saat ini keberadaannya belum diketahui.
Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Achmad Riad menuturkan titik pencarian semakin difokuskan di salah satu titik di utara Pulau Bali, tepatnya 40 kilometer dari lepas pantai.
"Perlatan KRI sudah berada di utara Pulau Bali, jadi kalau ditarik garis jaraknya dari cerukan bawah itu sekitar 23 mil atau kurang lebih sekitar 40 kilometer," tutur Riad saat konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai, Denpasar, Bali, Jumat (23/4/2021) sore.
Dia mengatakan, di lokasi tersebut diduga kuat menjadi keberadaan KRI Nanggala. Hal itu dibuktikan dengan adanya daya magnet tinggi dan tumpahan minyak yang kemarin sempat dipaparkan.
Basarnas Bawa Alat Deteksi Bawah Laut Cari KRI Nanggala
"Di daerah tersebutlah diperkirakan yang kemarin ditemukan tumpahan minyak dan daya magnet besar sudah mulai terdeteksi. Sehingga sekarang sedang dilaksanakan terus pemantauan di wilayah tersebut dengan memanfaatkan semua peralatan yang ada," katanya.
Editor: Rizal Bomantama