Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Horor Pendaki Tersesat di Gunung Arjuno, Lihat Istana Raja hingga Pasar Gaib
Advertisement . Scroll to see content

7 Fakta Misteri Gunung Arjuno, Nomor 3 Pernah Ada Pendaki Tewas karena Hipotermia

Sabtu, 31 Mei 2025 - 11:22:00 WIB
7 Fakta Misteri Gunung Arjuno, Nomor 3 Pernah Ada Pendaki Tewas karena Hipotermia
Pemandangan Gunung Arjuno dari sisi Kota Batu saat kabut turun. (Foto: MPI/Avirista M)
Advertisement . Scroll to see content

MALANG, iNews.idGunung Arjuno di Jawa Timur kembali jadi sorotan setelah 11 pendaki ilegal dilaporkan tersesat dan berhasil ditemukan selamat oleh tim SAR gabungan, Kamis (29/5/2025). Peristiwa ini menambah daftar panjang insiden dan fenomena misterius yang kerap terjadi di gunung berketinggian 3.339 meter di atas permukaan laut (mdpl) tersebut.

Tak hanya soal pendaki tersesat, Gunung Arjuno dikenal dengan cuaca ekstrem, insiden petir mematikan hingga fenomena awan lentikularis yang kerap membuat geger warganet. Berikut tujuh fakta menarik sekaligus mengerikan tentang Gunung Arjuno yang patut diketahui para pendaki dan pecinta alam.

7 Fakta Misteri Gunung Arjuno:

1. Terletak di 5 Wilayah Jawa Timur

Gunung Arjuno berada dalam kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo, dan mencakup lima wilayah administratif: Kabupaten Jombang, Mojokerto, Pasuruan, Malang dan Kota Batu.

Gunung ini satu kawasan dengan Gunung Welirang, dan memiliki beberapa jalur pendakian populer seperti Tretes, Purwosari, Lawang dan Sumberbrantas.

2. Pendaki Hilang, Tapi Selamat

Kasus pendaki hilang bukan hal baru di Gunung Arjuno. Salah satunya adalah Muhammad Naam, warga Pasuruan, yang hilang selama empat hari pada Maret 2022 sebelum ditemukan selamat di jurang Alas Sriti.

Hal serupa terjadi pada Yurbianto, peserta maraton Mantra Summits Challenge 2022, yang juga sempat hilang dan mengirim sinyal SOS sebelum akhirnya ditemukan selamat di kawasan Budug Asu setelah dua hari pencarian intensif.

3. Korban Tewas Karena Hipotermia

Sayangnya, tidak semua pendaki seberuntung itu. Yodeka Kopaba (21), mahasiswa Universitas Brawijaya, meninggal dunia karena hipotermia saat mendaki pada Agustus 2023.

Dia ditemukan tak sadarkan diri di Pos 2 jalur pendakian Sumberbrantas.

4. Tersambar Petir di Puncak Arjuno

Tragedi juga terjadi akibat sambaran petir. Pada Desember 2016, seorang mahasiswa Unesa tewas disambar petir, sementara dua temannya luka. Kejadian lebih fatal terjadi pada 16 Desember 2019, ketika tiga peserta pelatihan Pusdik Brimob tewas dan lima lainnya luka-luka di Puncak Ringgit akibat petir saat cuaca ekstrem melanda.

5. Pendakian Sering Ditutup Karena Cuaca Ekstrem

Karakteristik cuaca Gunung Arjuno yang tidak menentu membuat jalur pendakian sering ditutup, khususnya saat musim hujan. Cuaca ekstrem berupa hujan es, badai, hingga petir dapat mengancam nyawa pendaki. Salah satu kejadian ekstrem tercatat pada 6 April 2021, ketika badai dan hujan es menghantam ketinggian 2.600 mdpl saat patroli rutin petugas Tahura.

6. Fenomena Awan Aneh

Gunung Arjuno juga pernah menghebohkan dunia maya karena fenomena awan berbentuk mangkok yang muncul pada 5 November 2021.

Fenomena ini disebut sebagai awan lentikularis, jenis awan yang biasa muncul di sekitar pegunungan akibat arus udara lembab dan kuat yang menabrak lereng gunung.

7. Kebakaran Hebat dan Status Darurat

Gunung Arjuno tercatat beberapa kali mengalami kebakaran hutan besar-besaran. Pada Juli 2019, 100 hektar lahan terbakar, dan pada September 2023, kebakaran meluas hingga hampir 4.403 hektar, memaksa BNPB mengerahkan helikopter water bombing. Insiden itu bahkan sempat membuat wilayah Arjuno berstatus darurat kebakaran.

Peringatan Bagi Pendaki: Siapkan Diri dan Hargai Alam

Serangkaian peristiwa di Gunung Arjuno menjadi peringatan penting bagi para pendaki. Persiapan fisik, peralatan yang memadai, dan mematuhi aturan pendakian menjadi kunci keselamatan. Pendakian ilegal atau nekat mendaki saat cuaca buruk bisa berujung petaka.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut