7 Komisioner KPU Laporkan Hoaks Server Atur Kemenangan 01 ke Bareskrim
JAKARTA, iNews.id, – Tujuh komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) mendatangi Bareskrim Mabes Polri untuk melaporkan hoaks video tentang server KPU yang diatur untuk menangkan pasangan calon nomor urut 01. KPU menilai hoaks itu pelanggaran sangat serius dan harus ditindak secara hukum.
Ketua KPU Arief Budiman tiba di gedung Bareskrim Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan pada Kamis 4/4/2019) malam. Bersamanya enam komisoner KPU yakni Evi Novida Ginting Manik, Wahyu Setiawan, Pramono Ubaid Tanthowi, Hasyim Asy'hari, dan Viryan.
Arief menegaskan, KPU menganggap hoaks itu sangat merugikan karena dapat mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap KPU. Atas dasar itu, seluruh komisioner datang.
"Kalau kami bertujuh (datang bersama), berarti serius," kata Arief, Kamis (4/4/2019).
Menurutnya pelaporan ini merupakan respons atas beredarnya informasi yang menyebut server KPU di Singapura sudah diatur untuk kemenangan pasangan capres cawapres nomor urut 01. Kabar tersebut beredar melalui Facebook, Twitter, hingga Instagram.
Akun Facebook bernama Rahmi Zainuddin Ilyas menyebarkan informasi tersebut. Dia menggunggah video yang berjudul 'Wow server KPU ternyata sudah disetting 01 menang 57% tapi Jebol Atas Kebesaran Allah Meskipun Sudah Dipasang 3 Lapis'.
Muncul juga informasi serupa sebagai berikut; "Breaking New! Pak Wahyu mantan staf Jokowi di Solo bongkar server KPU di Singapura udah setting kemenangan 01 57%!!!, Jebol salah satu dari 7 servernya. Sebarkan. Viralkan".
Komisioner KPU Hasyim Asy’ari menilai informasi yang tidak benar itu sangat berbahaya. Pasalnya, kabar tersebut bisa menurunkan kepercayaan publik terhadap proses penyelenggaraan pemilu, terutama pada proses pemungutan dan penghitungan suara.
Editor: Zen Teguh