Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Viral Resepsi Pernikahan di Cengkareng, Pengantin Digendong Lewati Banjir 
Advertisement . Scroll to see content

82 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir, Ribuan Tiket Dikembalikan

Senin, 19 Januari 2026 - 06:24:00 WIB
82 Perjalanan Kereta Api Dibatalkan Imbas Banjir, Ribuan Tiket Dikembalikan
Ilustrasi kereta api jarak jauh (dok. KAI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Curah hujan tinggi dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Pulau Jawa berdampak pada kelancaran perjalanan kereta api. Terdapat beberapa titik banjir yang memengaruhi operasional perjalanan kereta api di wilayah Daop 4 Semarang dan Daop 1 Jakarta.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menegaskan, kondisi tersebut merupakan dampak faktor alam di luar kendali operasional perusahaan atau kondisi force majeure, sehingga keselamatan pelanggan dan petugas menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan.

Di wilayah Daop 4 Semarang, banjir terjadi pada petak jalan antara Stasiun Pekalongan-Stasiun Sragi di Km 88+900 hingga Km 89+100 yang berdampak pada jalur hulu dan hilir. Gangguan dipicu luapan sungai serta jebolnya tanggul di sekitar lintasan akibat hujan berintensitas tinggi dan berdurasi panjang.

Perjalanan kereta api di lokasi tersebut hanya dapat dilalui melalui satu jalur hulu dengan pengamanan ketat, termasuk penggunaan lokomotif BB304, sambil menunggu kondisi lintasan dinyatakan aman.

Gangguan di lintas Pekalongan-Sragi bermula pada Jumat (16/1/2026) dini hari saat banjir mulai menggenangi emplasemen Stasiun Pekalongan dan menimbulkan rintang jalan. Upaya penanganan dilakukan secara bertahap melalui penambahan balas dan pengangkatan jalur rel.

Namun, hujan lebat kembali terjadi pada malam hari hingga Sabtu dini hari yang menyebabkan luapan Sungai Bermi dan limpasan Sungai Meduri sehingga jalur rel terendam hingga sekitar 23 cm. Pada Minggu pagi, kondisi diperberat dengan jebolnya tanggul sungai yang memicu banjir di titik baru Km 89+100. 

Sepanjang periode Jumat, 16 Januari hingga Minggu, 18 Januari 2026, total perjalanan kereta api antarkota di wilayah Jawa tercatat sebanyak 593 perjalanan. 

Dari jumlah tersebut, KAI melakukan pembatalan 82 perjalanan kereta api antarkota, dengan rincian 21 perjalanan dibatalkan pada Jumat (17/1) dan 61 perjalanan dibatalkan pada Minggu (18/1). Selain itu, 17 perjalanan kereta api diberlakukan pola operasi memutar melalui lintas Cirebon-Kroya-Yogyakarta-Solo guna menghindari lintasan terdampak banjir.

Selama periode tersebut, KAI juga mencatat 76 perjalanan kereta api mengalami keterlambatan dengan rata-rata kelambatan sekitar 240 menit. Hingga Minggu siang, 51 perjalanan kereta api keberangkatan Jumat (17/1) masih dalam perjalanan dan belum mencapai tujuan. 

Adapun kelambatan tertinggi tercatat pada KA 260B (KA Tawang Jaya relasi Pasar Senen-Semarang Poncol) dengan keterlambatan 445 menit untuk keberangkatan, serta KA 21A (KA Argo Muria relasi Semarang Tawang-Gambir) dengan keterlambatan 484 menit untuk kedatangan.

Hingga Minggu (18/1) pukul 08.00 WIB, jumlah pembatalan tiket kereta api jarak jauh yang tercatat mencapai 8.615 tiket. Pembatalan dilakukan oleh pelanggan seiring adanya pembatalan perjalanan dan rekayasa operasional akibat kondisi banjir. 

Sejalan dengan hal tersebut, Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menjelaskan KAI menjalankan pemulihan operasional secara bertahap dan terpadu melalui perbaikan prasarana di lokasi terdampak, rekayasa pola operasi perjalanan, penyiapan sarana dan rangkaian cadangan, serta pembatalan perjalanan pada kondisi tertentu demi keselamatan.

“Dalam situasi force majeure ini, KAI memberikan pengembalian bea tiket sebesar 100 persen kepada pelanggan sesuai ketentuan yang berlaku. Di lapangan, KAI juga menerapkan berbagai langkah operasional, termasuk penggunaan lokomotif BB hidrolis dan lokomotif CC 300 milik DJKA untuk melintasi lokasi genangan, dengan konsekuensi penambahan rata-rata kelambatan sekitar 150 menit per perjalanan,” ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut