Abraham Samad Bantah Tudingan Rismon soal Minta Maaf terkait Ijazah Jokowi: Bohong Besar!
JAKARTA, iNews.id - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015 Abraham Samad buka suara usai dituding ahli digital forensik Rismon Sianipar meminta maaf terkait tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Dia menyatakan pernyataan Rismon bohong besar.
"Kemarin itu ada Si Rismon sebut-sebut nama saya katanya minta maaf ya. Saya ingin klarifikasi bahwa apa yang disampaikan Rismon itu tidak berdasar, tidak benar, dan itu bohong besar," ujar Abraham dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Rismon: Ijazah Jokowi Asli, Roy Cs: Rekayasa' di iNews, Selasa (5/5/2026).
Dia mempertanyakan relevansinya meminta maaf kepada Rismon.
"Apa relevansinya saya meminta maaf kepada dia? Gak ada relevansinya," tutur dia.
Abraham pun mengungkapkan keheranan lantaran merasa tidak memiliki kesalahan kepada Rismon.
Andi Azwan Klaim Tulisan Gadhaj Adam Bukan cuma Ada di Ijazah Jokowi
"Salah saya apa dengan Rismon sehingga saya harus minta maaf. Anak kemarin gitu, tiba-tiba nyelonong bilang saya katanya minta maaf sama dia," ucap dia.
Abraham juga menyoroti pernyataan Rismon yang menyebut dirinya menyuruh pengacara kubu Roy Suryo, Ahmad Khozinudin dan Abdul Gafur Sangaji, untuk meminta maaf.
Topi Merah Beberkan Kejanggalan Ijazah Jokowi yang Diteliti Rismon: Diduga Hasil Editing
"Terus ditambahkan pula bahwa saya suruh-suruh Si AK (Ahmad Khozinudin) dan Gafur (Abdul Gafur Sangaji). Memangnya AK dan Gafur itu anak kecil ya yang bisa disuruh-suruh?" tutur dia.
"Jadi kalau kita ngomong itu harus pakai logika sedikit ya, kewarasan kita harus bisa berfungsi bukan sekadar omon-omon saja," ucap dia.
Sebelumnya, Rismon mengungkapkan Khozinudin dan Gafur meminta maaf kepadanya. Menurut dia, keduanya meminta maaf karena telah diperintah Abraham untuk bersuara keras terkait tudingan ijazah Jokowi.
"Mereka dua (Khozinudin dan Gafur) minta maaf sama saya ya, karena memang diperintah oleh AS (Abraham) ini," ucap Rismon dalam program Rakyat Bersuara bertajuk 'Eksklusif, Rismon-Roy Adu Bukti Ijazah' di iNews pada Selasa (21/4/2026) lalu.
Dia mempertanyakan gerakan yang dilakukan para advokat murni perjuangan atau tidak.
"Di situlah makanya ya ada orkestrasi apa ini sampai advokat-advokat ini diorkestrasi dan diperintah-perintah tanpa mempertimbangkan konsultasi dulu ke klien? Mereka ber-statement keras ternyata ada yang me-remote," tutur dia.
"'Minta maaf, Bang, karena diperintah Bang Abraham Samad. Minta maaf Bang karena diperintah Bang Abraham Samad,' Bang Abraham Samad juga minta maaf, 'Memang saya yang memerintah mereka dua di televisi. Gas terus'," imbuh Rismon.
Editor: Rizky Agustian