Achmad Yurianto: Orang dari Daerah Episentrum Corona Harus Sadar Diri
JAKARTA, iNews.id - Arus kendaraan ke luar Jakarta justru meningkat sebelum pemerintah resmi melarang mudik pada 24 April 2020 kemarin. Pemerintah mengatakan orang-orang dari daerah episentrum corona harus sadar diri mereka memiliki potensi membawa virus corona.
Oleh sebab itu juru bicara pemerintah untuk penanganan corona, Achmad Yurianto kembali menegaskan agar masyarakat jangan mudik. Mudik di tengah wabah corona menurutnya memperbesar potensi penyebaran virus corona ke daerah lain.
"Kami mengimbau mereka yang berasal dari daerah episentrum untuk menyadari diri berpotensi membawa virus meski tidak ada gejala atau memiliki keluhan ringan," ujar Yuri dalam konferensi pers di Graha BNPB, Jakarta, Sabtu (25/4/2020).
Yuri mengatakan warga yang sudah terlanjur pulang kampung harus rela dipantau kesehatannya untuk mencegah penyebaran corona. Dia juga meminta masyarakat di tempat tujuan pulang kampung agar memantau kesehatan mereka.
Pasien Corona 25 April: Positif Bertambah 396 Jadi 8.607 Orang, 1.042 Sembuh, 720 Meninggal
"Daerah dengan kasus penyebaran corona dan menerapkan PSBB merupakan zona merah. Itu yang harus kita cermati dan pantau dengan baik," katanya.
Hari ini pemerintah mengumumkan penambahan 396 kasus positif corona sehingga total menjadi 8.607 orang. Sementara pasien sembuh menjadi 1.042 dan pasien meninggal jadi 720 orang.
Editor: Rizal Bomantama