Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Istana Pastikan Konflik Venezuela Tak Ganggu Kesepakatan Tarif Impor AS–RI
Advertisement . Scroll to see content

Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen

Selasa, 03 Februari 2026 - 07:42:00 WIB
Airlangga Ungkap Nego Tarif Dagang RI-AS Rampung, Tinggal Finalisasi Dokumen
Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. (Foto: Tangguh Yudha)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan proses negosiasi tarif perdagangan antara Indonesia dengan Amerika Serikat (AS) telah rampung. Menurut dia, proses negosiasi tinggal menyempurnakan kedudukan hukum yang diteken kedua negara.

"Negosiasi dengan Amerika seluruh pembicaraan sebetulnya sudah selesai. Tinggal fine tuning di legal drafting. Dan berikutnya tinggal menunggu jadwal yang akan ditentukan, jadwal bersama antara Bapak Presiden (Prabowo Subianto) dan Presiden Trump (Donald Trump)," kata Airlangga kepada wartawan, dikutip Selasa (3/2/2026).

Kendati begitu, Airlangga enggan memberikan bocoran keuntungan yang didapat Indonesia dari negosiasi tarif tersebut. Pasalnya, kata dia, ada  perjanjian kerahasian yang disepakati kedua negara.

"Dapatnya belum, nanti belum. Karena kita masih ada Non-Disclosure Agreement. Once di-disclose, sesudah ditandatangani," ungkap Airlangga.

Airlangga juga menuturkan belum ada agenda kedua negara untuk meneken tarif dagang tersebut. Bahkan, target waktu untuk menyepakati tarif tersebut molor lantaran ada dinamika.

"Ya karena ini kan kemarin dinamika, kemarin ada penandatanganan Board of Peace dan sebagainya, ini kan menggeser berbagai kegiatan. Tetapi kan kita lihat saja Board of Peace Pak Presiden juga tanda tangan," ucap Airlangga.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut