Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bangga TNI-Polri Bangun 3.395 Jembatan hingga 3.000 Sumber Air Bersih: Memberi untuk Rakyat
Advertisement . Scroll to see content

Aksi Heroik Koops TNI Habema Evakuasi 2 Korban OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:11:00 WIB
Aksi Heroik Koops TNI Habema Evakuasi 2 Korban OPM di Yahukimo, Sempat Terlibat Kontak Tembak
Prajurit Koops TNI Habema mengevakuasi dua jenazah warga sipil korban aksi kekerasan TPNPB-OPM (dok. Koops TNI Habema)
Advertisement . Scroll to see content

YAHUKIMO, iNews.id - Prajurit Koops TNI Habema berhasil mengevakuasi dua jenazah warga sipil yang menjadi korban aksi kekerasan yang diduga dilakukan TPNPB-OPM Kodap XVI/Yahukimo pimpinan Kopitua Heluka (Danops Kodap Yahukimo) di sekitar Jalan Trans Papua, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Kamis (23/7/2026).

Proses evakuasi dilakukan di tengah ancaman gangguan keamanan serta medan pegunungan yang ekstrem.

Operasi evakuasi melibatkan personel yang terbagi dalam unsur evakuasi dan pengamanan. Proses tersebut dilaksanakan dengan penuh kehati-hatian mengingat kondisi cuaca, tingginya debit sungai, serta situasi keamanan yang masih berpotensi membahayakan.

"Lokasi jenazah diketahui telah berpindah ke bawah Jembatan Kali Ahom, tidak jauh dari ruas Jalan Trans Papua yang menjadi lokasi terjadinya aksi penembakan," kata Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna dalam keterangannya, Jumat (24/7/2026).

Saat tim bergerak menuju lokasi, keberadaan kelompok OPM terdeteksi sehingga sempat terjadi kontak tembak di sekitar area kejadian. Meski demikian, personel Koops TNI Habema tetap mengutamakan keselamatan seluruh anggota tim dan memastikan proses evakuasi dapat terus dilaksanakan.

Setelah situasi berhasil dikendalikan dan dinyatakan aman, dua jenazah korban berhasil dievakuasi ke RSUD Dekai untuk menjalani proses identifikasi sebelum diserahkan kepada keluarga. Sementara itu, seorang perempuan dari Suku Unaukam hingga kini masih dalam pencarian oleh tim gabungan.

Berdasarkan laporan lapangan, satu orang yang diduga anggota OPM dilaporkan tewas. Sementara seluruh personel TNI yang terlibat dalam operasi tersebut dipastikan tidak mengalami korban.

Pangkoops TNI Habema Mayjen TNI Yudha Airlangga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban.

"Kehilangan orang-orang tercinta akibat tindak kekerasan merupakan luka yang mendalam, tidak hanya bagi keluarga korban, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Papua yang mendambakan kehidupan yang aman dan damai," kata Yudha.

Koops TNI Habema menegaskan setiap nyawa warga Papua sangat berharga. TNI berkomitmen menjaga stabilitas keamanan demi terwujudnya Papua yang aman, damai dan sejahtera.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut