Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI Jamin Penyelidikan Internal Kasus Penyiraman Air Keras Aktivis KontraS Transparan
Advertisement . Scroll to see content

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Kapolri: Anggota Terus Bekerja, Doakan Segera Terungkap

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:13:00 WIB
Aktivis KontraS Disiram Air Keras, Kapolri: Anggota Terus Bekerja, Doakan Segera Terungkap
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyatakan anggotanya terus bekerja mengusut tuntas kasus penyiraman air keras ke aktivis KontraS Andrie Yunus. (Foto: Riyan Rizki Roshali)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan Presiden Prabowo Subianto untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Dia menyatakan anggotanya tengah bekerja untuk mengungkap kasus tersebut.

“Kemarin (instruksi) Bapak Presiden presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas, tentunya saat ini Polri sedang bekerja,” kata Sigit di Mapolda Metro Jaya, Rabu (18/3/2026).

Dia menuturkan, anggotanya terus mendalami informasi serta alat bukti yang telah diamankan terkait kasus penyiraman air keras tersebut.

Hingga saat ini, kata dia, pihaknya tengah mendalami 86 CCTV yang menampilkan detik-detik peristiwa tersebut terjadi.

“Kemarin sudah ditampilkan 86 CCTV dan saat ini itu sedang dilakukan pendalaman, yang jelas tentunya kita tidak berhenti sampai di situ," kata dia.

Sigit menyatakan anggotanya tengah berupaya mencari alat bukti lain.

"Juga mencari sumber-sumber informasi, alat bukti lain, barang bukti lain yang kemudian semua kita satukan, untuk betul-betul bisa membuat kasus ini menjadi terungkap, atau pun paling tidak menjadi terang benderang,” ucapnya.

Sigit pun memohon doa agar kasus penyiraman air keras yang dialami Andrie Yunus dapat diselesaikan.

“Saya kira saat ini seluruh anggota kami sedang bekerja dan mohon doanya untuk hasilnya bisa segera didapat,” jelas dia.

Sebelumnya, olisi mengungkapkan fakta baru terkait kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS Andrie Yunus. Pelaku diduga berjumlah empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor.

“Diduga empat orang terduga pelaku yang menggunakan dua sepeda motor menunggu korban di depan KFC Cikini, kemudian mengikuti korban yang bergerak menuju Jalan Diponegoro dan selanjutnya ke arah Jalan Salemba 1," kata Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin dalam konferensi pers di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (16/3/2026).

Iman menjelaskan, aksi penyiraman air keras itu terjadi di Jalan Salemba 1, tepatnya persimpangan Jalan Talang, Jakarta Pusat, pada Kamis (12/3/2026) pukul 20.37 WIB. Polisi juga memeroleh rekaman CCTV untuk menyelidiki kasus ini.

“Puji syukur kita memperoleh rekaman CCTV dengan gambar yang cukup jelas sehingga ini sangat membantu di dalam proses penyelidikan dan penyidikan kami," ujarnya.

Dia mengungkapkan, dua pelaku kabur dengan melawan arus di Jalan Salemba menuju Pasar Senen. Pelaku kemudian ke Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, ke arah Stasiun Gondangdia, dan menuju wilayah Jakarta Selatan.

"Kemudian untuk yang satu kendaraan yang ditumpangi OTK 3 dan OTK 4, dari lokasi kejadian yang bersangkutan tidak berputar arah, tapi lurus menuju Jalan Pramuka Sari 2. Nah dari Jalan Pramuka Sari 2, selanjutnya menuju Matraman, dan dari Matraman termonitor dari CCTV menuju wilayah Jatinegara, selanjutnya ke Jalan Otto Iskandar Dinata Jakarta Timur," ungkapnya.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut