Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Eksekusi Mati Pria Pemerkosa 2 Perempuan di Depan Umum
Advertisement . Scroll to see content

Anak Freddy Budiman Ungkap Pesan Ayahnya Sebelum Dieksekusi Mati Regu Tembak

Senin, 22 Maret 2021 - 23:37:00 WIB
Anak Freddy Budiman Ungkap Pesan Ayahnya Sebelum Dieksekusi Mati Regu Tembak
Freddy Budiman sebelum dieksekusi mati oleh regu tembak dari Brimob Polda Jawa Tengah. (Foto: Dok: Sindo Media).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Anak Freddy Budiman bernama Fikri Fernanda Budiman memberikan kesaksian melalui tayangan video di channel YouTube Gritte. Freddy Budiman dieksekusi mati oleh regu tembak dari Brimob Polda Jawa Tengah di lapangan tembak Limus Buntu, Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (29/7/2016).

Freddy Budiman divonis mati oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Barat karena terbukti mengimpor 1.412.476 butir ekstasi dari China, Mei 2012.

Dalam tayangan video di akun Youtube Fikri menyampaikan, saat kunjungan terakhir, Freddy Budiman minta dilakukan di kamarnya karena ada beberapa obrolan yang ingin disampaikan khusus. Pada kesempatan itu, Freddy bercanda ingin memandikan anaknya lagi. 

Ayahnya, kata dia terlihat tenang tidak seperti orang yang ingin diesksekusi mati. “Gue ngeliat sendiri dia gak ada rasa kesedihan, kayak masih bercanda aja gitu loh,”ujar Fikri dikutip Senin (22/3/2021).

Dia sempat sedih ketika mendengar Freddy segera dieksekusi oleh regu tembak dari Brimob di Nusakambangan. Saat itu, kata dia Freddy berpesan agar dia harus kuat menjalani hidup.

“Pesan papa waktu itu, dedek boleh sekarang nangis sebanyak-banyaknya. Keluarin aja semua tangisan, semua kesedihan dedek keluarin sekarang, setelah papa udah gak ada, setelah dedek keluar dari lapas ini, dedek udah gak boleh lagi nangis, dedek harus jadi laki-laki yang kuat, punya mental kuat dan bisa berjuang di kehidupan ini,”ucapnya menirukan pesan Freddy.

Menurutnya, Freddy ketika itu meminta dimundurkan waktu eksekusi setelah salat Isya dan dia sempat salat berjamaah dan makan bersama. Bahkan, dia sempat disuapi untuk terakhir kali oleh Freddy.

“Sampai keluar pintu aku teriak, Aku sayang papa. Sebenarnya pengen Fikri mandiin, tapi dilarang akrena takut memengaruhi psikologi dia. Akhirnya ayah sampai dengan kondisi sudah dimandiin dalam peti mati,” katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut