Anak Tak Bisa Nonton TV karena Analog Dipadamkan, Netizen : Hiburan Hilang Bikin Malang
JAKARTA, iNews.id - TV analog kini sudah dipadamkan oleh pemerintah. Masyarakat diminta beralih ke TV digital dengan menambahkan alat Set Top Box (STB).
Dalam video akun Tiktok @ullevanhanson.id, seorang anak memakai kaos kuning tidak bisa menonton televisi. Dia hanya garuk-garuk kepala.
Dia juga terlihat mengelus-elus televisinya. Kemudian dia hanya tidur-tiduran di kasur.
Diakhir videonya, dia melemparkan bantal ke televisinya yang tidak menyala.
TV Analog Dimatikan, Masyarakat di Purworejo Berbondong-bondong Beli Set Top Box
"Kalau sudah tiada baru terasa, buat yang paham," ucap akun Tiktok @ullevanhanson.id, Rabu (9/11/2022).
STB dinilai masih menjadi barang mahal. Padahal, banyak masyarakat yang masih susah membeli bahan makanan pokok.
"di rmh ku tv ada 2 blm bsa d tonton karna blm ke beli stb," ucap akun @aa naman aja.
"Iya aku paham, semoga diberi rezeki yang banyak ya dek biar bisa beli stb," ucap akun @beles.
"Hiburan ilang bikin malang," ucap netizen akun @IDP57
"Ya Alloh,anak saya juga sama pengen liat TV tpi blm ada uang buat beli Top boks," ucap akun @
nyiiteng51.
Sebelumnya, pakar siber Dr Pratama Persadha mengatakan program TV digital seharusnya didukung dengan sosialisasi serta pemerataan hardware TV digital yang baik. Pasalnya tidak semua masyarakat memiliki STB TV digital dan juga tidak semua televisi yang dimiliki masyarakat sudah mendukung TV digital.
"Karena itu saat siaran TV analog di Jabodetabek dimatikan, masih banyak masyarakat yang kebingungan karena tidak bisa menonton acara televisi," kata Pratama dalam keterangannya, Sabtu (5/11/2022).
Ketua Lembaga Riset Siber Indonesia CISSREC (Communication and Information System Security Research Center) ini mencontohkan, program STB TV digital seharusnya bisa dibagikan secara luas ke masyarakat yang membutuhkan serta kesulitan membeli STB TV digital. Bahkan bila perlu, peredaran dan penjualan televisi wajib sudah support TV digital.
"Pelaksanaannya harus didukung lintas kementerian, jadi Kominfo bekerja sama dengan kementerian lain misalnya Kementerian Perindustrian soal kewajiban televisi yang dijual di Indonesia harus support TV digital," ujarnya.
Editor: Faieq Hidayat