Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : MUI Terima Surat Pengunduran Diri Ma'ruf Amin, segera Diproses
Advertisement . Scroll to see content

Anggap Debat Seperti Bahtsul Masail NU, Ma'ruf Miliki Senjata Rahasia

Sabtu, 09 Maret 2019 - 18:39:00 WIB
Anggap Debat Seperti Bahtsul Masail NU, Ma'ruf Miliki Senjata Rahasia
Ma'ruf Amin disambut dengan menggunakan pakaian adat Melayu, dibalut dengan kain songket berwarna kuning saat tiba di Bandara Kualanamu, Sumut, Sabtu (9/3/2019). (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

DELI SERDANG, iNews.id - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 01 Ma'ruf Amin mengaku sudah menyiapkan senjata rahasia jelang debat Pilpres 2019 putaran ketiga dengan cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno. Debat tersebut akan digelar pada Minggu, 17 Maret 2019.

"Tentu sudah disiapkan, 'senjata rahasia' harus disimpan. 'Senjata rahasia' juga jangan dibuka, namanya rahasia," katanya di Kota Deli Serdang, Sumatra Utara (Sumut), Sabtu (9/3/2019).

Seperti diketahui, pada debat Pilpres 2019 putaran ketiga yang mempertemukan antarcawapres akan membahas beberapa tema, seperti pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, sosial dan budaya.

"Saya tidak mau kasih tahu dulu (strategi) lah. Gimana saya menguasai, gimana saya kurang menguasai. Nanti tahu, wah ini di sini kelemahannya," ujarnya.

Menurut dia, debat cawapres 2019 merupakan hal yang biasa. Saking biasanya, dia mengibaratkan panggung debat laiknya Bahtsul Masail yakni forum yang menjadi tradisi organisasi Nahdlatul Ulama (NU) menyikapi kondisi bangsa dengan pandangan keagamaan.

"Debat biasa saja lah. Seperti kayak saya anggap Bahtsul Masail saja. Seperti kita membahas masalah hukum, lingkungan, cuma ini cakupannya lebih luas saja," tutur Ma'ruf.

Ketua umum nonaktif Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini menjelaskan, debat bukan ajang saling menyerang. Namun, debat merupakan tempat bagi kandidat meyakinkan pemilih lewat gagasan dan program yang dimiliki.

"Namanya berdebat bukan menyerang, tapi menyampaikan argumentasi, solusi, bagaimana bahwa, intinya kan begini, bahwa program yang sudah dikerjakan bagus. Yang akan datang akan lebih bagus. Alasannya apa, solusinya apa, itu saja. Tidak usah banyak-banyak jurusnya. Jurus bertahan, dan jurus langkah ke depan," tutur Ma'ruf.

Editor: Djibril Muhammad

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut