Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Asap Tebal Muncul dari Tambang Emas di Bogor, Banyak Pekerja Dilaporkan Terjebak 
Advertisement . Scroll to see content

Antam Buka Suara soal Tambang Emas di Bogor Meledak

Rabu, 14 Januari 2026 - 18:13:00 WIB
Antam Buka Suara soal Tambang Emas di Bogor Meledak
Antam memastikan video terkait ledakan tambang emas di Bogor adalah hoaks. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menegaskan bahwa kabar yang beredar terkait adanya ledakan di area tambang yang berlokasi di Bogor, Jawa Barat tidak benar alias hoax. 

Corporate Secretary Antam, Wisnu Danandi, menjelaskan video yang beredar di media sosial merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah. Penanganan tersebut, kata dia, telah diantisipasi dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur keselamatan serta standar operasional perusahaan.

"Video yang beredar merupakan dokumentasi penanganan kondisi teknis di area tambang bawah tanah yang telah diantisipasi dan ditangani sesuai dengan prosedur keselamatan dan standar operasional perusahaan, termasuk pengaturan ventilasi dan pengamanan area kerja," ujar Wisnu saat dikonfirmasi, Rabu (14/1/2025).

"Kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan ANTAM, dan seluruh aktivitas operasional perusahaan berada dalam kondisi terkendali," ungkap dia.

Ia menegaskan kondisi tersebut tidak berdampak pada keselamatan karyawan perusahaan dan seluruh aktivitas operasional perusahaan tetap berjalan normal serta terkendali.

"Antam memastikan bahwa tidak terdapat kejadian ledakan sebagaimana yang diinformasikan dalam konten yang beredar, serta tidak ada karyawan Antam yang terjebak di dalam area tambang," lanjutnya.

Menurut Wisnu, perseroan senantiasa menjalankan kegiatan usaha dengan mengedepankan aspek keselamatan kerja, pengendalian risiko, serta penerapan kaidah pertambangan yang baik atau good mining practice. ANTAM juga terus berkoordinasi dengan aparat dan para pemangku kepentingan terkait guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.

"Antam mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi dan merujuk pada informasi resmi yang disampaikan oleh perusahaan maupun pihak berwenang," tutupnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut