Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hari Ketujuh Operasi SAR Longsor Cisarua Bandung Barat, 5 Kantong Jenazah Dievakuasi
Advertisement . Scroll to see content

Apa Penyebab Longsor Cisarua Bandung Barat? Ini Penjelasan Pakar Geologi

Senin, 26 Januari 2026 - 13:04:00 WIB
Apa Penyebab Longsor Cisarua Bandung Barat? Ini Penjelasan Pakar Geologi
Bencana longsor terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (dok. Kemenko PMK)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Longsor yang terjadi di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) pada Sabtu (24/1/2026) dini hari mengejutkan publik. Pakar geologi longsoran Institut Teknologi Bandung (ITB) Imam Achmad Sadisun menilai, kejadian tersebut hasil dari interaksi faktor alamiah yang kompleks dengan berbagai faktor manusia, menghasilkan mekanisme aliran lumpur (mudflow) yang dipicu oleh kejadian longsoran di bagian hulu sistem alirannya.

Menurut Imam, wilayah KBB termasuk dalam lingkungan geologi yang berada pada produk-produk vulkanik tua. Batas antara tanah hasil pelapukan dan batuan dasar yang relatif lebih kedap air, kerap menjadi bidang gelincirnya. Kondisi ini semakin diperlemah oleh hujan dalam durasi panjang, yang menyebabkan air meresap dan mengisi pori-pori tanah hingga jenuh.

“Ketika pori-pori tanah sudah jenuh oleh air, kekuatan geser material pembentuk lereng akan menurun drastis. Pada kondisi inilah lereng sering tidak lagi mampu menahan beratnya sendiri,” ujar Imam, dikutip dari laman resmi ITB, Senin (26/1/2026).

Menurutnya, pemicu longsor tidak hanya ditentukan oleh durasi hujan, melainkan juga oleh intensitasnya. Dalam ilmu kebumian dikenal hubungan antara durasi dan intensitas hujan. Hujan dengan intensitas sedang namun berlangsung lama dapat sama berbahayanya dengan hujan sangat lebat dalam durasi yang singkat.

Salah satu temuan penting dalam kejadian ini adalah adanya indikasi longsoran, di hulu salah satu sungai pada sistem lereng selatan Gunung Burangrang, yang menutup alur sungai tersebut dan membentuk sumbatan atau bendungan alam (landslide dam).

Akibat tertutupnya alur sungai, aliran air tertahan sementara dan membentuk genangan di bagian hulu, bersamaan dengan akumulasi sedimen berupa lumpur, pasir, hingga bongkah batu.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut