Arus Mudik di Lingkar Gentong Terus Meningkat Tajam, Waspada Titik Rawan Macet
TASIKMALAYA, iNews.id - Arus mudik dari arah Bandung ke Tasikmalaya via Lingkar Gentong terus meningkat. Tercatat, sebanyak 28.611 kendaraan melintasi titik strategis mudik terus pada Selasa (17/3/2026) kemarin.
"Arah Bandung ke Tasikmalaya 28.611 (kendaraan). Arah Tasikmalaya ke Bandung, 17.500 (kendaraan)," kata Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, AKP Riki Kustiawan kepada iNews.id, Rabu (18/3/2026).
Apabila dibandingkan pada Senin atau sehari sebelumnya, sebanyak 15.000 kendaraan melintasi kawasan tersebut. Artinya ada kenaikan hampir setengahnya pada Selasa.
Perlu diketahui, ada titik rawan kemacetan (trouble spot) dan rawan kecelakaan (black spot) di Lingkar Gentong dan sekitarnya yang menuju Ciamis. Pemudik diimbau memperhatikan keselamatan saat melintasi jalur tersebut.
Arus Mudik Lebaran 2026 Pagi Ini, One Way di Tol Cikampek Km 70-421 Semarang Barat
Riki menjelaskan, black spot yang dimaksud adalah di Tanjakan Gentong. Di area ini terdapat tanjakan yang memiliki kemiringan sehingga memengaruhi kestabilan kendaraan saat berbelok.
Di Lingkar Gentong pula terdapat spot yang menjadi langganan berhenti truk. Saat arus mudik sedang parah-parahnya, keberadaan truk yang menepi untuk istirahat dan makan ini menjadi ganjalan arus lalu lintas.
Adapun trouble spot berpusat salah satunya di Simpang Tiga Pamoyanan. Di area tersebut ada jalur penghubung antara kabupaten/kota. Begitu juga di Simpang Tiga Pamoyanan menjadi penghubung arah Tasikmalaya ke Majalengka, Kuningan, hingga Ciamis.
Potensi rawan kemacetan bisa pula terjadi di sekitaran Polsek Rajapolah. Riki mengatakan, di sana terdapat jalan raya gantung yang mengarah ke Ciamis.
Biasanya ada hambatan arus lalu lintas dari laju truk sumbu tiga di sini. Kawasan ini akan direvitalisasi sebagai kawasan kantong parkir kendaraan besar tersebut, mengingat masih ada ruang untuk parkir.
Editor: Reza Fajri