Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Biasa, Rombongan Pemudik Ini Naik Motor Roda Tiga Menuju Brebes
Advertisement . Scroll to see content

Atasi Antrean Kendaraan di Pelabuhan Merak, ASDP Terapkan Sistem Tiba Bongkar Berangkat

Kamis, 19 Maret 2026 - 08:11:00 WIB
Atasi Antrean Kendaraan di Pelabuhan Merak, ASDP Terapkan Sistem Tiba Bongkar Berangkat
Antrean kendaraan di Pelabuhan Merak (foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

CILEGON, iNews.id - Meningkatnya volume kendaraan di Pelabuhan Merak pada masa puncak arus mudik lebaran 2026 membuat antrean kendaraan penumpang seringkali mengular hingga memenuhi buffer zone di depan pintu masuk pelabuhan. Direktur utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo mengatakan pihaknya telah melakukan berbagai skema agar bisa mengurai antrean tersebut.

Salah satu skema yang diterapkan adalah dengan sistem TBB atau Tiba, Bongkar, Berangkat. 

“Kalau dalam posisi atau kondisi yang padat tentu kita akan melakukan TBB,” kata Heru, dikutip Kamis (19/3/2026). 

Nantinya, kapal yang dari Pelabuhan Merak yang tiba di Bakauheni tidak akan mengangkut penumpang dan langsung berputar arah menuju Merak untuk kembali mengangkut penumpang.

“Jadi kapal yang berangkat dari sini memuat kendaraan, mereka nanti akan tiba, bongkar, berangkat di Bakauheni dan mereka tidak angkut penumpang lagi. Langsung kembali ke Merak kemudian mereka akan mengangkut kendaraan lagi,” ucap dia.

Selain TBB, pihaknya mempersingkat waktu penaikan muatan atau kendaraan ke dalam kapal. Waktu yang diberikan untuk menaiki muatan pada masa puncak arus mudik lebaran 2026 ini adalah selama 20 menit per kapal di setiap dermaga.

“Pasti dipersingkat, kalau kita kejar on time performance itu buat 20 menit,” kata Heru.

Heru menjelaskan, sistem tersebut telah dilakukan selama bertahun-tahun sebagai langkah strategis mengurai kepadatan kendaraan di Pelabuhan Merak.

“Ini memang mekanisme yang selalu kita gunakan dari tahun ke tahun dan sesungguhnya ini adalah sebetulnya strategi kita untuk mengurai kepadatan yang ada di Merak,” kata dia.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut