Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand Temukan Varian Baru Virus Corona, Berbahayakah?
Advertisement . Scroll to see content

Atasi Corona, Jokowi Usul Dibentuk Gugus Tugas ASEAN bersama China, Jepang, dan Korea Selatan

Selasa, 14 April 2020 - 19:26:00 WIB
Atasi Corona, Jokowi Usul Dibentuk Gugus Tugas ASEAN bersama China, Jepang, dan Korea Selatan
Presiden Joko Widodo (dok Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Negara-negara di ASEAN juga ikut menghadapi pandemi virus Corona atau Covid-19. Korban yang meninggal akibat pandemi tersebut sudah lebih dari 800 orang di seluruh negara ASEAN.

Presiden Joko Widodo(Jokowi) mengusulkan dibentuk Gugus Tugas Negara ASEAN bersama dengan China, Jepang dan Korea Selatan. Kerja sama diharapkan dapat semakin meningkatkan peluang untuk segera mengatasi Corona.

Hal itu disampaikan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai KTT ASEAN plus Three (APT) China-Jepang-Korea Selatan via Online di Istana Bogor.

"Presiden juga mengusulkan kiranya dapat dibentuk gugus tugas khusus negara-negara APT untuk menangani APT. Gugus tugas inilah yang kelak diharapkan dapat memberikan rekomendasi secara cepat pada saat pandemi muncul di masa mendatang," kata Retno melalui akun Youtbe Sekretariat Presiden, Selasa (14/4/2030).

Jokowi juga meminta kepada negara-negara ASEAN, China, Jepang dan Korea Selatan untuk memperkuat koordinasi penyaluran obat dan kebutuhan lainnya. Dia mengatakan masing-masing negara punya peran sentral.

"Presiden juga menyampaikan agar para pemimpin APT memberikan instruksi kepada menteri kesehatan masing-masing negara untuk memperkuat koordinasi termasuk kerja sama pengadaan alat kesehatan dan obat-obatan," ucapnya.

Perushaan farmasi lintas negara juga diminta bekerja sama menyadiakan obat-obatan yang dibutuhkan. Jokowi menyebut, cara itu akan bisa menaggulangi penyebaean virus Corona.

"Presiden mengusulkan jejaring dan kerja sama antara industri obat dan farmasi negara-negara APT. Tentunya termasuk perusahaan milik negara, BUMN, yang memproduksi obat-obatan untuk mengatasi Covid-19," katanya.

Selain itu, Jokowi meminta dana-dana APT dialokasikan 10 persen untuk penanganan wabah. Dia juga meminta kerja sama perdagangan bahan pokok untuk menunjang ketahanan pangan masing-masing negara anggota APT.

"Presiden mengatakan pentingnya pemimpin untuk memberikan komitmen yang kuat untuk menjamin perdagangan dan free flow of good," katanya.

Editor: Muhammad Fida Ul Haq

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut