Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kelakar Bahlil di Bali: Presiden Ketum Gerindra, Menteri Ketum Golkar, PLTS di Kandang Merah
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil bakal Tawarkan 7 Proyek PLTS ke Swasta, Ini Daftar Lokasinya

Selasa, 25 Agustus 2026 - 23:51:00 WIB
Bahlil bakal Tawarkan 7 Proyek PLTS ke Swasta, Ini Daftar Lokasinya
Peluncuran proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Bali (dok. Kementerian ESDM)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyiapkan tender tujuh proyek Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Tujuh proyek tersebut menjadi bagian dari langkah awal pemerintah mengeksekusi Program Strategis PLTS 100 GWp yang resmi diluncurkan Presiden Prabowo Subianto di Monumen Operasi Gilimanuk, Jembrana, Bali, Selasa (25/8/2026).

"Maka kami laporkan bahwa hari ini tanggal 25 Agustus, bertepatan 11 hari setelah Bapak Presiden menyampaikan pidato pengantar APBN, di mana salah satu program adalah mempercepat mengeksekusi implementasi 100 gigawatt program PLTS," ujar Bahlil dalam kesempatan tersebut.

Bahlil memaparkan tujuh proyek yang siap ditender terdiri atas tiga PLTS terapung di Jawa Barat, proyek PLTS dan sistem penyimpanan energi di Madura, PLTS di Bali, serta PLTS yang memanfaatkan lahan bank tanah di Purwakarta.

Rinciannya, PLTS Terapung Jatiluhur di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, memiliki kapasitas 1.688 MWp. Kemudian PLTS Terapung Cirata di Waduk Cirata, Purwakarta, sebesar 1.250 MWp dan PLTS Terapung Jatigede di Waduk Jatigede, Sumedang, sebesar 636 MWp.

Selanjutnya, pemerintah menyiapkan PLTS+BESS Klaster Madura dengan kapasitas 605 MWp di Sumenep, Jawa Timur. Proyek ini mendukung program Fat Burning Madura untuk mengurangi ketergantungan pembangkit berbahan bakar minyak.

Tiga proyek lainnya adalah PLTS Bali untuk eliminasi BBM dengan kapasitas 300 MWp di Gilimanuk, Jembrana, Bali, dan PLTS Buleleng berkapasitas 118 MWp serta PLTS Lahan Bank Tanah Purwakarta berkapasitas 69 MWp.

Bahlil mengatakan pemerintah akan mendorong keterlibatan badan usaha melalui skema Independent Power Producer (IPP) dalam pelaksanaan program PLTS.

Menurut dia, proyek akan diberikan kepada IPP apabila mampu menawarkan harga yang kompetitif. Namun, pemerintah menyiapkan opsi lain apabila tidak ada investor yang berminat atau harga yang ditawarkan tidak kompetitif.

"Kalau harganya kompetitif kita kasih IPP, kalau tidak kompetitif dan tidak ada yang mau maka kita akan ambil alih untuk dikerjakan oleh pemerintah lewat Danantara," kata Bahlil.

Secara keseluruhan, pemerintah menargetkan implementasi program tersebut dilakukan secara masif dan dibagi dalam tiga tahun.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut