Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Rangkap Jabatan Menteri ESDM dan Menko Hilirisasi
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Bocorkan Kementerian di Bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Apa Saja?

Rabu, 07 Oktober 2026 - 16:47:00 WIB
Bahlil Bocorkan Kementerian di Bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi, Apa Saja?
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi Bahlil Lahadalia. (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia membocorkan sejumlah kementerian teknis yang akan berada di bawah koordinasi Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi. Kementerian yang sudah pasti berada di bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi yakni Kementerian ESDM serta Kementerian Investasi dan Hilirisasi.

Namun, kata Bahlil, tidak menutup kemungkinan Kementerian Perindustrian juga akan berada di bawah koordinasi kemenko baru tersebut.

"Saya sedikit memberikan bocoran, bahwa kemungkinan besar yang sudah pasti Kementerian ESDM sama Kementerian Investasi dan Hilirisasi. Karena instrumen daripada hilirisasi untuk mencapai nilai tambahnya industri, mungkin juga Kementerian Industri," ujar Bahlil saat ditemui di Jakarta, Rabu (7/10/2026).

Bahlil mengaku pembahasan mengenai kementerian teknis yang akan berada di bawah Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi hingga kini belum 100 persen rampung. Selain Kementerian ESDM dan Kementerian Investasi dan Hilirisasi, kemungkinan masih ada satu hingga dua kementerian lain yang akan berkoordinasi dengan Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi.

"Ya mungkin ada 1-2 kementerian lagi yang terkait dengan hilurisasi. Kalau kita bicara hilurisasi kan, kita bicara industrialisasi," ucap dia.

Bahlil menambahkan, untuk sementara anggaran operasional Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi masih tergabung dalam pagu Kementerian ESDM yang juga dipimpinnya.

"Jadi kami sudah menyampaikan bahwa Menko hilurisasi ini karena menterinya satu, jadi kita memakai anggaran dari Kementerian ESDM," ucap dia.

Sebelumnya, Bahlil menjelaskan salah satu alasan dibentuknya Kemenko Hilirisasi dan Transisi Energi karena agenda hilirisasi dan transisi energi akan menjadi fokus pemerintahan Presiden Prabowo Subianto ke depan.

Dia menyebut agenda hilirisasi dan transisi energi semakin penting di tengah ketidakpastian geopolitik dan dinamika ekonomi global. Menurutnya, kondisi geopolitik turut menentukan ketahanan negara, baik dari sisi pengelolaan fiskal maupun perekonomian masyarakat.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut