Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Sebut Stok BBM Nasional Cukup 23 Hari: Nggak Perlu Panic Buying 
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Buka Suara soal Negara Tetangga WFH demi Hemat BBM, RI Mau Ikut?

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:39:00 WIB
Bahlil Buka Suara soal Negara Tetangga WFH demi Hemat BBM, RI Mau Ikut?
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. (Foto: iNews.id/Binti)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia buka suara terkait kebijakan sejumlah negara tetangga yang mulai menerapkan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) demi menghemat Bahan Bakar Minyak (BBM). Harga minyak dunia diketahui meningkat imbas konflik di Timur Tengah.

Beberapa negara, seperti Filipina dan Thailand diketahui mulai mengurangi aktivitas kerja di kantor dan mendorong pegawai pemerintah bekerja dari rumah sebagai langkah penghematan BBM.

Ketegangan geopolitik tersebut memicu gangguan pada jalur perdagangan energi global setelah Selat Hormuz dilaporkan ditutup oleh Iran di tengah konflik dengan Amerika Serikat (AS) dan Israel. Penutupan jalur strategis itu berpotensi menghambat distribusi minyak dunia.

“Di kita, lagi sedang kita melakukan exercise, semua alternatif-alternatif yang akan kita pakai untuk kebaikan negara kita, sekaligus untuk mendorong efisiensi pemakaian bahan bakar,” kata Bahlil usai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (12/3/2026).

Meski begitu, Bahlil menegaskan pemerintah Indonesia hingga saat ini belum mengambil keputusan resmi terkait penerapan kebijakan WFH. Menurutnya, situasi global masih sangat dinamis sehingga pemerintah perlu menyiapkan berbagai skenario.

“Tapi belum ada keputusan yang pasti, karena semua alternatif dalam kondisi yang tidak stabil begini. Harus kita mencari berbagai alternatif-alternatif,” ujarnya.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut