Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ombudsman Dapat Laporan Antrean Panjang BBM di 25 Provinsi, Ada yang Sampai 1 Km
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas BBM Langka di Bali?

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:38:00 WIB
Bahlil Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas BBM Langka di Bali?
Menko Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia (Foto: Riyan Rizki)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Kooordinator Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia dipanggil Presiden Prabowo Subianto ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (14/10/2026) hari ini. Apakah pertemuan tersebut membahas kelangkaan BBM di Bali yang saat ini menjadi sorotan?

Setibanya di Kompleks Istana, Bahlil belum mau berbicara banyak terkait apa yang akan dilaporkan kepada Presiden Prabowo. 

“Aku rapat dulu. Setelah rapat selesai, baru saya sampaikan kepada teman-teman media,” katanya kepada wartawan, Rabu (14/10/2026).

Dia menyebut, Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri sudah berada di Bali dan akan ikut melaporkan hasil pantauan langsungnya.

“Saya rapat dulu, ya. Pak Dirut Pertamina dari sana, nanti setelah itu saya akan mendapat laporan Pak Dirut Pertamina. Setelah itu saya sampaikan kepada teman-teman,” ujarnya.

Sebelumnya, antrean panjang kendaraan mengular hingga mencapai 3 kilometer di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Bali. Lonjakan antrean pemicu kelangkaan pasokan BBM tersebut memicu kepanikan warga hingga memicu insiden seorang pengantre pingsan di lokasi akibat terlalu lama mengantre di tengah cuaca panas.

Aparat kepolisian dari polda setempat dan jajaran polsek diturunkan ke lokasi untuk mengamankan situasi, mengurai kemacetan lalu lintas, serta mengevakuasi warga yang pingsan untuk mendapatkan pertolongan medis.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut