Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Harga BBM Subsidi Tak Naik, Bahlil: Insya Allah Selamanya
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Jamin Harga BBM Stabil hingga Akhir Tahun: Tak Perlu Risau

Jumat, 17 April 2026 - 06:34:00 WIB
Bahlil Jamin Harga BBM Stabil hingga Akhir Tahun: Tak Perlu Risau
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (dok. Sekretariat Presiden)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah memastikan stok energi nasional berada dalam kondisi aman dan harga bahan bakar minyak (BBM) tetap stabil hingga akhir 2026. Bahkan, pemerintah menegaskan harga BBM subsidi tidak akan mengalami kenaikan.

Kepastian tersebut disampaikan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia usai melaporkan perkembangan sektor energi kepada Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (16/4/2026).

“Kita akan mencari harga yang terbaik. Yang jelas kita akan mencoba untuk tidak boleh lebih daripada harga pasar,” kata Bahlil.

Bahlil pun mengatakan pemerintah akan mengupayakan agar harga BBM tetap berapa di bawah pasar. “Harga di bawah pasar itu jauh lebih baik, tapi minimal sama dengan harga pasar,” lanjut dia.

Selain itu, Bahlil menyampaikan bahwa pemerintah telah menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo terkait pengamanan pasokan energi nasional, termasuk memastikan ketersediaan minyak mentah untuk kebutuhan dalam negeri hingga Desember 2026.

“Untuk crude (minyak mentah) satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan Desember, insya Allah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau,” ujar Bahlil.

Harga BBM Subsidi Tak Naik

Lebih lanjut, pemerintah juga memastikan stok BBM dan LPG nasional berada di atas standar minimum. Kondisi ini menjadi landasan untuk menjaga stabilitas harga energi domestik, khususnya BBM subsidi.

Bahlil menegaskan, pemerintah telah bersepakat untuk tidak menaikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun, sesuai arahan Presiden Prabowo.

“Harga BBM untuk subsidi tidak akan dinaikkan sampai dengan akhir tahun,” katanya.

Di sisi lain, dalam upaya memperkuat ketahanan energi jangka panjang, pemerintah juga menjajaki kerja sama energi dengan Rusia. Bahlil menyebut Rusia siap memasok kebutuhan minyak Indonesia sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur energi.

“Kita akan mendapat pasokan crude dari Rusia. Pihak Rusia juga siap membangun beberapa infrastruktur yang penting dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita,” ujarnya.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut