Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Daftar Harga BBM Pertamina 12 Oktober 2026, Lengkap di Seluruh SPBU Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil Janji Tak Naikkan Harga Pertalite Cs hingga Akhir 2026: Ini Pekerjaan Berat

Senin, 12 Oktober 2026 - 14:23:00 WIB
Bahlil Janji Tak Naikkan Harga Pertalite Cs hingga Akhir 2026: Ini Pekerjaan Berat
Bahlil Lahadalia janji tak naikkan harga BBM subsidi hingga akhir tahun. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan harga BBM subsidi tidak naik hingga 31 Desember 2026. Namun, ia mengaku menjaga harga bahan bakar tetap stabil merupakan pekerjaan berat.

Bahlil menyampaikan komitmen tersebut saat menghadiri Rapat Kerja Nasional Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, Senin (12/10/2026). Menurut dia, pemerintah perlu melakukan berbagai langkah agar harga BBM subsidi tetap terjaga.

"Ini bukan pekerjaan gampang, ini pekerjaan wah berat itu. Tapi untuk rakyat, kita harus melakukan yang terbaik," ujar Bahlil dalam acara Rakernas Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, Senin (12/10/2026).

Di sisi lain, Bahlil menjelaskan harga BBM non-subsidi mengikuti mekanisme pasar. Karena itu, harga bahan bakar jenis tersebut dapat mengalami penyesuaian sesuai perkembangan harga acuan.

Namun, perubahan harga minyak dunia tidak langsung diikuti penyesuaian harga BBM non-subsidi pada hari yang sama. Menurut Bahlil, terdapat jeda sekitar dua minggu sebelum perubahan harga diterapkan.

Dia mengaku masih menerima banyak pertanyaan mengenai harga BBM di Indonesia yang belum turun meski harga minyak dunia melemah. Bahlil menjelaskan, mekanisme penetapan harga membutuhkan waktu sebelum penyesuaian dilakukan.

"BBM itu kalau dia turun hari ini, kan dua minggu baru dapat penyesuaian harganya. Begitupun naiknya, kalau dia naik hari ini belum tentu naik hari itu juga, dua minggu baru melakukan penyesuaian," katanya.

Bahlil juga menekankan perbedaan kebijakan antara BBM subsidi dan non-subsidi. BBM non-subsidi mengikuti mekanisme pasar dan diperuntukkan bagi konsumen yang mampu membeli bahan bakar dengan harga tersebut.

Dia mencontohkan sejumlah tokoh yang dinilainya memiliki kemampuan ekonomi untuk menggunakan BBM non-subsidi. Penjelasan ini sekaligus menegaskan perbedaan pendekatan pemerintah dalam mengatur kedua jenis bahan bakar tersebut.

Sementara itu, pemerintah berkomitmen mempertahankan harga BBM subsidi hingga akhir 2026. Kebijakan ini menjadi tantangan di tengah perubahan harga energi dunia, terutama dalam menjaga daya beli masyarakat dan mengelola tekanan terhadap anggaran subsidi.

"Harga BBM subsidi ya, bukan BBM non-subsidi, BBM subsidi sampai dengan 31 Desember, bagaimana caranya kita jaga untuk tidak naik, dan saya janji untuk subsidi tidak akan naik sampai dengan Desember," pungkas Bahlil.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut