Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Pastikan Stok BBM Nasional Aman, Cadangan Pertalite Capai 16–18 Hari
Advertisement . Scroll to see content

Bahlil: Jokowi Jadi Presiden, Jumlah Pengusaha Indonesia Meningkat

Sabtu, 13 Oktober 2018 - 07:32:00 WIB
Bahlil: Jokowi Jadi Presiden, Jumlah Pengusaha Indonesia Meningkat
Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Jokowi-Ma’ruf, Bahlil Lahadalia (tengah).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin yakin dapat menggaet suara dari kalangan pengusaha dan nonpengusaha muda pada Pilpres 2019. Ada sejumlah alasan yang mendasari keyakinan tersebut.

Direktur Penggalangan Pemilih Muda TKN Jokowi-Ma’ruf, Bahlil Lahadalia mengungkapkan, sebelum Jokowi menjadi presiden, persentase pengusaha Indonesia hanya berkisar 1,6 persen dari total populasi. Namun jumlah tersebut bertambah saat Jokowi bersama Jusuf Kalla memimpin Indonesia dalam satu periode ini.

"Di akhir 2017 jumlah pengusaha sudah 3 persen. Artinya Jokowi punya konsen untuk bagaimana menambah jumlah pengusaha Indonesia," ujarnya di Media Center Jokowi-Ma'ruf, Jalan Cemara, Jakarta, Jumat (12/10/2018).

Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) ini mengingatkan, untuk jadi negara maju, negara berkembang harus memiliki terus mendongkrak jumlah pengusaha, minimal 2 persen dari populasi penduduk.

Mengenai cara menggaet pemilih berlatar belakang pengusaha muda, Bahlil menyebut Jokowi telah memiliki kiat-kiat khusus, antara lain mendorong agar pengusaha mendapatkan KUR tanpa agunan sebesar Rp25 juta sebagai modal.

"Lalu juga ada program kemitraan antara pengusaha nasional dan daerah lalu antara BUMN dengan pengusaha nasional dan daerah," ujarnya.

Menurut Bahlil, program kemitraan ini bagian dari instrumen awal untuk bagaimana kita bisa berkomunikasi dan bersinergi dengan teman teman disana, itu strategi.

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut