Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KPK Periksa Ketua Golkar Pemalang di Kasus Bupati Anom, Dalami soal Pengisian Jabatan
Advertisement . Scroll to see content

Bamsoet: Demokrasi Golkar Jangan Dibunuh dengan Pemilihan Aklamasi Calon Ketua Umum

Kamis, 14 November 2019 - 19:07:00 WIB
Bamsoet: Demokrasi Golkar Jangan Dibunuh dengan Pemilihan Aklamasi Calon Ketua Umum
Wakil Koordinator Bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bambang Soesatyo atau dikenal Bamsoet. (Foto: Antara).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Wakil Koordinator Bidang Pratama Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Bambang Soesatyo meminta kepada seluruh kader Partai Golkar untuk belajar dari pengalaman pahit sebelumnya. Saat itu proses pemilihan Ketua Umum Partai Golkar secara aklamasi atau calon tunggal.

Menurutnya, kepengurusan Partai Golkar di masa lalu dipaksa memilih sosok ketua umum secara aklamasi. Kondisi tersebut menyebabkan internal Partai Golkar harus terpecah menjadi dua faksi, Munas Ancol dan Munas Bali.

"Pelajaran pahit ini harus jadi renungan bagi kita semua bahwa demokrasi yang ada di Golkar jangan dibunuh, biarkan dia berkembang. Kalau yakin didukung mayoritas pemilik suara kenapa mesti takut, kemudian merancang untuk aklamasi," ujar Bambang di sela-sela acara Rapimnas Partai Golkar, di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Dia yakin pemilihan ketua umum secara aklamasi tidak akan terjadi. Selain dia, ada sejumlah kader Partai Golkar yang siap bertarung memperebutkan kursi ketua umum.

"Calon tidak satu, ada Ridwan Hisyam, Indra Bambang Utoyo, juga ada saya. Kan saya bilang belum memutuskan, bukan berarti saya tidak maju. Kita lihat perkembangan ke depan," ucapnya.

Airlangga Hartarto saat membuka Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Partai Golkar berharap pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar 4-6 Desember 2019 bisa mengedepankan asas musyawarah mufakat. Salah satu agenda munas, yaitu pemilihan ketua umum.

"Besar harapan saya bahwa dalam Munas, asas yang dikedepankan demokratis musyawarah mufakat," kata Airlangga di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (14/11/2019).

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut