Bantu Panitia Haji, Kemenkes Seleksi 170 Tenaga Pendukung Kesehatan
JAKARTA, iNews.id - Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bekerja sama dengan Kantor Urusan Haji (KUH) Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah menyeleksi calon Tenaga Pendukung Kesehatan (TPK).
Seleksi tersebut dalam rangka mendapatkan 170 orang tenaga pendukung untuk membantu pelaksanaan tugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Bidang Kesehatan.
Kepala Pusat Kesehatan Haji Kemenkes, Eka Jusup Singka mengatakan, para calon TPK ini akan bertugas membantu keseharian PPIH.
"Ada yang sebagai tenaga kebersihan, sopir ambulans, pengemudi kendaraan operasional, mekanik, Pendamping Orang Sakit (POS) dan juga administrasi perhajian,” ujar Eka, Jakarta, Jumat (8/3/2019).
Pemerintah Gelontorkan Rp13 Triliun Dana Haji untuk Proyek PINA
Perekrutan TPK tidak hanya berasal dari Warga Negara Indonesia (WNI) yang tengah bermukim, bekerja atau belajar di wilayah Arab Saudi dan sekitarnya. Perekrutan juga dari Warga Negara Asing (WNA) Arab Saudi yang berminat menjadi TPK.