Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bahlil Siapkan Peta Jalan BBM Campur Etanol, E20 Ditargetkan Mulai 2028
Advertisement . Scroll to see content

BBM Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2027, Bahlil Ajak Pengusaha Tanam Singkong-Tebu

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:00:00 WIB
BBM Campur Etanol 10 Persen Berlaku Mulai 2027, Bahlil Ajak Pengusaha Tanam Singkong-Tebu
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengajak para pengusaha untuk mulai melihat prospek bisnis dari program pemerintah yang akan mencampurkan BBM dengan etanol. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengajak para pengusaha untuk mulai melihat prospek bisnis dari program pemerintah yang akan mencampurkan bahan bakar minyak (BBM) dengan etanol mulai tahun 2027 mendatang. Salah satunya adalah pembukaan kebun singkong, hingga tebu sebagai bahan baku pembuatan etanol.

Hal ini disampaikan Bahlil dalam sambutannya di hadapan para pengusaha dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) di Jakarta, Senin (12/10/2026).

"Wajib mandatory mulai 2027 kita mulai terapkan. Jadi ini peluang bisnis juga untuk bangun etanol. Orang waktu saya ngomong pertama ini, orang nggak percaya, apa bisa etanol? Di Brasil itu sudah E100, di Amerika sudah ada mereka," ucap Bahlil dalam sambutannya.

Dalam kesempatan itu, Bahlil juga memaparkan proyeksi kebutuhan bioetanol dalam beberapa tahun mendatang. Pada tahun 2028, diperkirakan kebutuhan bensin secara nasional sekitar 39,9 juta kiloliter (kl), sementara rencana produksi bioetanol pada tahun yang sama sekitar 0,8 juta kl.

Angka itu merangkak naik hingga tahun 2029 yang diperkirakan kebutuhan bensin nasional sekitar 40,8 juta kl. Sementara target produksi bioetanol pada tahun tersebut ditaksir meningkat hingga 1,11 juta kl. Peningkatan ini seiring target pemerintah untuk mengurangi ketergantungan impor minyak mentah.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut