Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Pelatihan, Istana Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

Begini Kronologi Lengkap Sekolah di NTT Disebut Digusur demi Kopdes

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:04:00 WIB
Begini Kronologi Lengkap Sekolah di NTT Disebut Digusur demi Kopdes
Sekolah di NTT disebut digusur demi pembangunan Kopdes. (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Viral video di media sosial video menarasikan sebuah sekolah di Kecamatan Detusoko, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT) digusur demi pembangunan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih. TNI membantah kabar tersebut dan menjelaskan kronologi sebenarnya.

Menurut Kapuspen TNI Brigjen TNI Muhammad Nas bangunan koperasi tidak menggantikan sekolah, melainkan dibangun di belakang area sekolah. Kerusakan pada bagian bangunan sekolah disebut terjadi saat alat berat mengenai bangunan karena keterbatasan akses jalan.

"Ternyata rekan-rekan sekalian, bukan menggusur sekolah. Bukan KDKMP ditaruh untuk menggantikan sekolah, bukan. KDKMP dibangun di belakang sekolah," ucap Nas di Mabes TNI, Jakarta Timur, Selasa (9/6/2026).

Dalam proses pembangunan Kopdes, kata Nas, terdapat kendala yakni keterbatasan akses masuk alat berat yang digunakan ketika melewati sekolah. Oleh karena itu, TNI berkoordinasi dengan pihak terkait untuk membongkar sebagian bangunan sekolah agar alat berat tersebut bisa melintas.

"Akses jalannya kurang sehingga melewati sekolah. Nah, pas manuver alat berat, kena tiang sekolah yang pojok," ungkapnya.

Setelah adanya kesepakatan, sebagian bangunan sekolah dibongkar sementara. Selanjutnya, pihak TNI memperbaiki bangunan sekolah yang terdampak tersebut.

"Jadi tiang itu digeser untuk manuver alat sebentar, setelah itu akan diperbaiki kembali," ujar Nas.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut