Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Operasi Patuh Lodaya di Bogor, 180 Pengendara Ditindak dalam 2 Jam
Advertisement . Scroll to see content

Berani Melawan, Pengemudi Ojol Duel Lawan Begal di Dramaga Bogor

Selasa, 15 Juli 2025 - 20:23:00 WIB
Berani Melawan, Pengemudi Ojol Duel Lawan Begal di Dramaga Bogor
Pengemudi ojek online berinisial M (35) menjadi korban percobaan pembegalan di Dramaga, Kabupaten Bogor (dok. istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

BOGOR, iNews.id - Pengemudi ojek online berinisial M (35), menjadi korban percobaan pembegalan di Dramaga, Kabupaten Bogor. Korban sempat berduel dengan pelaku hingga mengalami luka-luka. 

Kapolsek Dramaga Iptu Desi Triana mengatakan, peristiwa itu terjadi pada Senin (14/7/2025) sekitar pukul 23.30 WIB. Awalnya, korban mendapat orderan dari penumpang yang juga pelaku pembegalan. Pelaku meminta diantar dari Stasiun Bogor ke Dramaga.

"Korban itu dari Stasiun Bogor bawa penumpang ke daerah Petir (Dramaga)," kata Desi saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (15/7/2025).

Dalam perjalanan, korban sempat memiliki fisarat tidak enak. Pasalnya, jalan yang dilalui menuju titik lokasi persawahan yang sepi.

"Dia sudah curiga tuh, jalannya sepi persawahan," kata Desi.

Hingga akhirnya, pelaku menodongkan pisau cutter ke arah leher korban sambil mengancam. Namun, korban melawan dan sempat terlibat duel dengan pelaku.

"Dia (korban) ngelawan duel. Dia bilang nggak mau mati, ingat anak istri, jadi dia berusaha melawan pelaku," katanya.

Beruntung, di lokasi terdapat warga yang melintas dan pelaku melarikan diri tanpa hasil. Warga yang melihat korban bercucuran darah, membawanya ke rumah sakit agar diberi pertolongan.

"Korban luka-luka sayatan di leher, jari sama bibirnya jontor. Sayatan nggak terlalu parah," tambahnya.

Polisi yang mendapat laporan tersebut langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara, mencari keterangan saksi-saksi serta mendatangi korban.

Sementara ini, korban belum ingin membuat laporan polisi karena barang-barangnya masih utuh. Korban juga masih fokus menjalani perawatan.

"Karena barangnya masih utuh semua, juga masih sakit, korban belum mau buat laporan, tapi kita sudah mendatangi rumahnya, jemput bola apabila korban ingin membuat laporan polisi," kata Desi.

Di samping itu, pihaknya mengimbau khususnya kepada pengemudi ojol untuk tidak menarik penumpang larut malam. Terlebih jika lokasi tujuan jauh atau mencurigakan.

"Kami juga dari kepolisian akan teriu meningkatkan keamanan di daerah-daerah rawan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga," ujar Desi.

Editor: Reza Fajri

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut