Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hasto Jelaskan Tersangka Korupsi DJKA Donatur Rumah Aspirasi di Pilpres 2019
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Mahathir, Ma'ruf Amin Berharap Hubungan RI-Malaysia Makin Erat

Sabtu, 08 September 2018 - 19:18:00 WIB
Bertemu Mahathir, Ma'ruf Amin Berharap Hubungan RI-Malaysia Makin Erat
Bakal cawapres KH Ma'ruf Amin berbincang dengan PM Malaysia Mahathir Mohammad di kediaman pribadi Mahathir, Malaysia, Sabtu (8/9/2018). (Foto: Istimewa).
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Rais Aam PBNU yang juga bakal cawapres KH Ma’ruf Amin memenuhi undangan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohammad. Dalam pertemuan di kediaman Mahathir, Mines Residence, Kembangan, Malaysia, Sabtu (8/9/2018) tersebut, kedua tokoh ini mendiskusikan berbagai isu antara kedua negara.

Dalam kunjungan tersebut, Kia Ma’ruf menghaturkan tahniah atau ucapan selamat kepada Mahathir yang telah dilantik menjadi Perdana Menteri (PM) Malaysia pada 9 Mei 2018 lalu. Mahathir yang kini berusia 93 tahun itu akan memimpin Malaysia hingga lima tahun ke depan.

"Dr Mahatir Mohammad yang memimpin Malaysia untuk kelima kalinya merupakan tokoh senior yang terkemuka baik di Asia dan internasional, sarat dengan pengalaman mumpuni dan nasionalisme yang sangat meyakinkan dalam dinamika politik ekonomi global," ujar Kiai Ma'ruf, Sabtu (8/9/2018).

Ma’ruf meyakini bahwa persaudaraan Malaysia dan Indonesia akan semakin baik di era kepemimpinan Mahatir. Hal ini sudah dibuktikan oleh pilihan pendiri Pakatan Harapan itu yang menjadikan Indonesia sebagai negara pertama dikunjungi setelah pelantikannya.

Dalam pertemuan tersebut, Ma’ruf dan Mahathir mendiskusikan isu-isu politik, ekonomi, dan sosial baik di lingkungan ASEAN dan Asia, serta kecenderungan politik internasional.

Kesempatan itu sekaligus digunakan oleh Ma’ruf untuk menitipkan warga negara Indonesia yang beraktivitas di Malaysia di banyak sektor, mulai pendidikan, tenaga kerja, bisnis dan lain sebagainya.

"Kita berharap agar para WNI yang beraktivitas di Malaysia dipandang tidak hanya sebagai warga negara yang serumpun dan mitra kerja, namun lebih jauh dari itu hendaknya dilihat sebagai saudara sehingga kendala dan berbagai permasalahan yang kemungkinan muncul dapat terselesaikan secara kekeluargaan dan persaudaraan," kata Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MU) nonaktif tersebut.

Mahathir pun menyambut gembira kunjungan Ma’ruf. Dia pun berkomitmen untuk meningkatkan kerja sama bilateral antara dua negara serumpun ini.

"Hubungan kedekatan Malaysia dan Indonesia bukan hanya sebagai dua negara yang bertetangga secara kewilayahan, namun juga selama puluhan tahun terjalin relasi spiritual dan kultural,” kata dia.

Menurut Mahathir, kedua negara ini penduduk muslim mayoritas yang berorientasi ahlus sunnah waljamaah. Di luar itu terdapat aliran tenaga kerja dari Indonesia ke Malaysia dalam jumlah besar.

“Yang tentunya ikut mempengaruhi kebudayaan Malaysia. Dalam kunjungan saya ke Indonesia pun, saya bersama Presiden Indonesia sudah sepakat untuk meningkatkan hubungan yang telah terjalin ini," kata Mahathir.

Sementara itu Wakil Sekjen PBNU Hery Haryanto Azumi mengapresiasi pertemuan teraebut. Menurut Sekjen Majelis Zikir Hubbul Wathon ini, pertemuan dua tokoh tersebut merupakan momentum penting bagi hubungan bilateral antara Malaysia dan Indonesia karena satu sama lain dapat saling belajar sehingga diperoleh manfaat untuk kepentingan negara dan bangsa.

"KH Ma’ruf Amin tokoh Islam yang memimpin organisasi Islam terbesar di Indonesia tentu berbagi pengalaman tentang Islam dan Indonesia sebagai negara besar dari sisi wilayah admisnistratif dan majemuk dari segi agama, etnis, dan kebudayaan,” kata dia.

Sebaliknya, lanjut Hery, Mahathir sebagai tokoh politik dunia yang lebih senior dengan reputasi mengagumkan merupakan inspirasi terkuat yang mengokohkan langkah politik Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

Koordinator Barisan Kiai Ma'ruf ini menilai, dalam kapasitasnya sebagai pemimpin tertinggi NU, Kiai Ma’ruf juga tentu mengajak, agar di kepemimpinan Mahatir Muhammad kepengurusan NU tumbuh dan berkembang semakin dinamis semakin terjalin hubungan kemitraan yang baik dengan Pemerintah Malaysia.

Hal ini pada gilirannya diharapkan mampu menjadikan NU Cabang Malaysia menjadi kepengurusan NU terbaik di dunia yang bermanfaat untuk penduduk kedua negara

Editor: Zen Teguh

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut