Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : JK Siap Bangun Pembangkit Listrik 2.000 MW, Kejar Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Advertisement . Scroll to see content

Bertemu Prabowo, Jusuf Kalla Siap Percepat Pembangunan Green Energy

Kamis, 11 Juni 2026 - 17:43:00 WIB
Bertemu Prabowo, Jusuf Kalla Siap Percepat Pembangunan Green Energy
Presiden Prabowo Subianto bertemu Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (11/6/2026). (Foto: BPMI Setpres)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan Wakil Presiden (Wapres) ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (11/6/2026). Dalam pertemuan tersebut, keduanya membahas upaya percepatan swasembada energi guna mendukung target pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen.

Kedatangan JK disambut langsung oleh Prabowo dengan hangat. Pertemuan ini terlaksana setelah JK mengajukan permohonan waktu untuk bertemu sejak beberapa hari sebelumnya.

Dalam pertemuan itu, JK turut didampingi putranya, Solihin Kalla, yang berkiprah di dunia usaha. JK menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berkontribusi dalam pembangunan energi hijau berskala besar. 

"Untuk meningkatkan energi, kemampuan energi di Indonesia yang kita kenal itu swasembada energi. Kita siap. Kita sudah membangun 1.500 megawatt PLTA. Ini kita siap membangun lagi 2.000 megawatt termasuk juga PLTG," ujar JK.

Dia menegaskan pertumbuhan ekonomi hingga 8 persen membutuhkan dukungan energi yang kuat, dan Prabowo menyetujui percepatan pembangunan energi nasional, khususnya energi hijau.

"Karena itu Bapak Presiden setuju untuk segera kita bangun energi nasional, khususnya green energy, untuk menjadi bagian dari pembangunan nasional untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang disampaikan oleh Bapak Presiden sampai 8 persen, yang sekarang 5-6 persen. Karena itu butuh energi yang kuat seperti itu," kata Jusuf Kalla.

Selain isu energi, JK mengungkapkan pertemuan juga menyinggung situasi perdamaian di sejumlah negara.

"Seperti di Thailand, Afghanistan dan Paskistan. Itu yang kita bicarakan tadi seperti itu," ungkapnya.

Pertemuan ini menjadi bagian dari komunikasi dan silaturahmi antara pemimpin negara dengan tokoh nasional dan kalangan pengusaha. Prabowo terus membuka ruang dialog dengan berbagai elemen bangsa guna memperkuat persatuan, mempererat kolaborasi, dan mendorong kontribusi seluruh pemangku kepentingan dalam mendukung pembangunan nasional serta kemajuan Indonesia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut