Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 12 Kapal Polri Dikerahkan Angkut Bantuan Gempa NTT, Prabowo: Bagus
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Catat 13.591 Gempa Susulan Guncang NTT, Terbaru M5,1

Selasa, 08 September 2026 - 13:49:00 WIB
BMKG Catat 13.591 Gempa Susulan Guncang NTT, Terbaru M5,1
Ilustrasi 13.591 gempa susulan guncang NTT. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 13.591 gempa susulan tercatat mengguncang wilayah Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), setelah gempa utama berkekuatan M7,7 pada 15 Agustus 2026.  Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terbaru memiliki kekuatan magnitudo pembaruan M5,1 dengan kedalaman 10 kilometer.

Gempa terbaru berpusat di laut, sekitar 57 kilometer arah timur laut Ruteng, Kabupaten Manggarai.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto mengatakan gempa M5,1 masih menjadi bagian dari rangkaian gempa susulan setelah gempa besar yang mengguncang Flores pada 15 Agustus 2026.

Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi M7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur pada tanggal 15 Agustus 2026 pukul 04:58:23 WIB,” ujar Wijayanto dalam keterangan tertulisnya, Selasa (8/9/2026).

Dia menyebut hasil pemantauan BMKG hingga Selasa siang menunjukkan aktivitas gempa susulan terus berlangsung.

“Hingga tanggal 8 September 2026, pukul 11:00:00 WIB, hasil monitoring BMKG menunjukkan adanya 13591 aktivitas gempa bumi susulan (aftershock), dengan magnitudo terbesar M6,2,” kata Wijayanto.

Gempa terbaru tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas Flores Back-Arc Thrust. Berdasarkan analisis mekanisme sumber, gempa memiliki pola pergerakan naik atau thrust fault.
Guncangan dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di Lamba Leda, Manggarai Timur; Reok, Manggarai; serta Reok Barat, Manggarai.

Pada skala IV MMI, guncangan dapat dirasakan banyak orang yang berada di dalam rumah pada siang hari.

Meski gempa susulan kembali terjadi, hasil pemodelan BMKG menunjukkan gempa M5,1 tidak berpotensi tsunami. BMKG terus memantau perkembangan aktivitas gempa susulan di Flores. Masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

“BMKG akan terus memonitor aktivitas gempa bumi susulan serta menyampaikan pemutakhiran informasi kepada stakeholder dan masyarakat,” pungkas Wijayanto.

Editor: Puti Aini Yasmin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut