BMKG Minta Masyarakat NTT Tenang, Gempa Besar M7,7 Tak Terulang dalam Waktu Dekat
JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani meminta masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) tetap tenang menyikapi aktivitas gempa susulan setelah gempa utama berkekuatan magnitudo (M) 7,7 pada 15 Agustus 2026. Faisal mengatakan gempa dengan kekuatan serupa tidak akan kembali terjadi dalam waktu dekat.
Dia menjelaskan sesar naik di busur belakang Flores membutuhkan waktu panjang untuk kembali mengakumulasi energi sebelum mampu memicu gempa dengan kekuatan besar.
“Diperlukan waktu hingga puluhan tahun agar sesar naik di busur belakang dari Flores ini dapat mengumpulkan energi dan menghasilkan gempa sebesar yang ada sekarang ini, atau bisa lebih besar atau lebih kecil. Jadi diperlukan waktu panjang,” ujar Faisal dalam keterangannya, dikutip Kamis (20/8/2026).
Meski demikian, aktivitas gempa susulan masih terus berlangsung. Hingga pukul 17.00 WIB pada 19 Agustus 2026, BMKG mencatat sebanyak 3.055 gempa susulan.
Dari ribuan gempa tersebut, gempa susulan terbesar tercatat mencapai M6,2, sedangkan yang terkecil M1,1. Sebanyak 88 gempa di antaranya dirasakan oleh masyarakat.