BMKG: Musim Hujan Mulai November, Puncak Januari-Februari

Wildan Catra Mulia ยท Kamis, 31 Oktober 2019 - 14:36 WIB
BMKG: Musim Hujan Mulai November, Puncak Januari-Februari

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati. (Foto: iNews.id/Ilma De Sabrini)

JAKARTA, iNews.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi musim hujan ke depan akan lebih basah dibandingkan dengan yang biasa terjadi sebelumnya. Musim itu diperkirakan mulai berlangsung pada November.

“Kemudian dengan diprediksinya musim hujan ini sudah akan dimulai November, dan puncaknya Januari-Februari, tentunya kami memohon agar seluruh pihak mewaspadai dan bersiap agar tidak terjadi gangguan atau bencana selama musim itu,” katanya Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, di Jakarta, Kamis (31/10/2019).

Dia mengatakan, musim hujan ke depan lebih basah berarti curah hujan akan lebih tinggi dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Namun, berdasarkan pantauan badannya, hingga akhir 2020 tak ada gangguan dari aspek iklim global.

“Musim atau pun iklim sampai akhir 2020 di sini tidak teridentifikasi akan terjadinya potensi gangguan atau pun anomali dari aspek iklim global. Sehingga, kalaupun ada kondisi ekstrem, itu sifatnya lokal. Seperti puting beliung, berhubung cuaca ekstrem,” ungkapnya.

Dwikorita pun mengimbau, baik pemerintah daerah (pemda) maupun masyarakat, sudah mulai berbenah di lingkungan masing-masing. Tujuannya adalah agar tidak terjadi bencana atau musibah yang tak diinginkan.

“Pohon-pohon yang berat dan benda-benda bergantung berat tinggi perlu diwaspadai. Pohon-pohon sebaiknya dipangkas," katanya

Kendati demikian, menurut Dwikorita, khusus di wilayah timur Sumatera, masih terjadi potensi musim kemarau meski secara umum wilayah Indonesia saat ini sudah memasuki musim hujan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil