BMKG Peringatkan Potensi Banjir Rob di Jabar-Jateng, Ini Daftar Wilayah Terdampak
JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan potensi banjir rob yang mengancam sejumlah wilayah pesisir Jawa Barat dan Jawa Tengah pada akhir Oktober 2026. Warga di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kenaikan air laut yang berpotensi menggenangi permukiman hingga mengganggu aktivitas ekonomi.
Berdasarkan informasi Direktorat Meteorologi Maritim BMKG pada 22 Oktober 2026, potensi banjir rob di pesisir Jawa Barat meliputi Subang, Indramayu, dan Cirebon pada 22-26 Oktober 2026.
Sementara itu, wilayah pesisir Kabupaten Bekasi dan Karawang diperkirakan berpotensi mengalami banjir rob pada 25 Oktober hingga 1 November 2026.
Ancaman serupa juga perlu diwaspadai masyarakat pesisir Jawa Tengah. BMKG mencatat potensi banjir rob pada 22 Oktober 2026 di pesisir Kota Semarang, Kabupaten Demak, Kota dan Kabupaten Pekalongan, Batang, Kendal, serta Jepara.
Wilayah pesisir Brebes, Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Pemalang juga masuk dalam daftar daerah yang perlu mengantisipasi potensi banjir pesisir.
BMKG menjelaskan, potensi banjir rob tersebut berkaitan dengan fenomena fase Bulan Purnama pada 26 Oktober dan fase perigee pada 29 Oktober 2026. Kedua fenomena ini berpotensi meningkatkan ketinggian air laut maksimum.
Prediksi banjir rob disusun berdasarkan pemantauan ketinggian muka air laut (water level) dan perhitungan pasang surut. Kondisi tersebut dapat memicu genangan di kawasan pesisir, terutama ketika air laut mencapai pasang maksimum.
Dampaknya tidak hanya dirasakan warga yang tinggal di sekitar pantai. Banjir rob juga berpotensi mengganggu aktivitas bongkar muat di pelabuhan, kegiatan tambak garam, serta usaha perikanan darat.
Karena itu, masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di wilayah pesisir diminta memperhatikan perkembangan kondisi air laut dan mengantisipasi kemungkinan genangan sesuai periode potensi rob di daerah masing-masing.
BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca maritim terkini melalui situs resmi maritim.bmkg.go.id dan akun media sosial @BMKGmaritim.
Editor: Donald Karouw