Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat saat Arus Mudik hingga Lebaran di Jateng
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Tegaskan Informasi Prediksi Gempa Megathrust Besar Tahun 2026 Hoaks

Rabu, 25 Februari 2026 - 13:39:00 WIB
BMKG Tegaskan Informasi Prediksi Gempa Megathrust Besar Tahun 2026 Hoaks
BMKG menegaskan bahwa informasi yang viral di media sosial terkait prediksi gempa megathrust besar yang akan melanda seluruh wilayah Indonesia tahun 2026 hoaks. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menegaskan bahwa informasi yang viral di media sosial (medsos) terkait prediksi gempa megathrust besar yang akan melanda seluruh wilayah Indonesia tidak benar atau hoaks. Berdasarkan informasi yang beredar, gempa terjadi pada tahun ini.

“Beredar unggahan yang menyebutkan bahwa BMKG memprediksi gempa megathrust besar akan terjadi di seluruh Indonesia pada tahun 2026. Informasi tersebut tidak benar,” tulis BMKG melalui Instagram resminya @infoBMKG, Rabu (25/2/2026).

BMKG menegaskan, hingga saat ini, secara ilmiah belum ada satu pun teknologi di dunia yang mampu memprediksi waktu terjadinya gempa bumi secara tepat dan akurat.

“BMKG tidak pernah menyampaikan prediksi waktu pasti terjadinya gempa bumi. Hingga saat ini, ilmu pengetahuan dan teknologi belum mampu memprediksi kapan, di mana, dan seberapa besar gempa akan terjadi secara tepat dan akurat,” bunyi pernyataan itu. 

BMKG menjelaskan, terdapat perbedaan mendasar antara 'kajian potensi' dan 'prediksi waktu kejadian'. BMKG secara rutin melakukan pemantauan aktivitas seismik dan kajian terhadap potensi sumber gempa di berbagai wilayah Indonesia. 

Namun, kajian tersebut bertujuan untuk pemetaan risiko dan peningkatan kesiapsiagaan atau mitigasi, bukan untuk menentukan kapan bencana akan terjadi.

“Penting untuk dipahami, kajian potensi bukanlah prediksi waktu kejadian. Informasi potensi gempa bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan, bukan menimbulkan kepanikan. Jangan mudah percaya pada informasi yang tidak bersumber dari kanal resmi,” kata BMKG.

Editor: Aditya Pratama

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut