Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Ngeri! BMKG Temukan Indikasi Likuefaksi di Nagekeo usai Gempa M7,7 NTT
Advertisement . Scroll to see content

BMKG Ungkap Gempa Susulan Masih Terus Guncang NTT, Bisa Berlangsung hingga 6 Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 06:09:00 WIB
BMKG Ungkap Gempa Susulan Masih Terus Guncang NTT, Bisa Berlangsung hingga 6 Bulan
Ilustrasi gempa (Foto: iNews.id)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Aktivitas gempa susulan pascagempa magnitudo (M) 7,7 di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), masih terus berlangsung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan aktivitas tersebut dapat bertahan hingga empat sampai enam bulan ke depan.

Direktur Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Wijayanto menjelaskan gempa susulan meluruh setelah terjadinya gempa utama. Proses tersebut dianalisis BMKG secara saintifik menggunakan sejumlah metode.

"Jadi berdasarkan data tersebut, kami menyimpulkan bahwa aktivitas gempa-gempa di atas 5 itu sudah mulai meluruh ya, sudah tidak ada aktivitas gempa di atas 5," ujar Wijayanto saat konferensi pers, Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, meski aktivitas gempa masih terjadi, kekuatannya kini cenderung semakin kecil. Dalam satu minggu terakhir, BMKG tidak mencatat adanya gempa dengan magnitudo di atas 5.

"Jadi gempa-gempanya itu terjadi di bawah magnitudo 4 ya," katanya.

Wijayanto mengatakan sebagian besar gempa susulan bahkan berkekuatan di bawah magnitudo 4. Gempa dengan magnitudo kecil tersebut umumnya hanya menimbulkan guncangan ringan atau bahkan tidak dirasakan masyarakat.

"Jadi ini yang sangat signifikan, tadi sudah disampaikan gempa yang di bawah 3 ini yang kenapa kemarin gempanya sampai ribuan ya, bahkan sampai hari ini sampai lima belas ribu. Ini bisa kita lihat jadi mayoritas itu gempanya hampir 90%, 90% lebih itu gempa di bawah 4," ujar Wijayanto.

Karena itu, aktivitas kegempaan masih dapat terdeteksi oleh alat pemantau meski tidak lagi memberikan dampak signifikan kepada masyarakat.

"Tapi ini masih terus berlangsung mungkin dalam beberapa bulan ke depan, kita estimasi mungkin bisa berlangsung sekitar 4 sampai 6 bulan ke depan, itu yang hanya tercatat oleh alat ya. Bukan yang nanti bisa berdampak ke masyarakat bahkan nanti bisa merusak bangunan," katanya.

Wijayanto memastikan BMKG akan tetap melakukan pemantauan terhadap perkembangan gempa susulan di Flores. Dia juga menegaskan meluruhnya gempa dengan magnitudo besar secara statistik bukan berarti kemungkinan terjadinya gempa berkekuatan lebih besar sepenuhnya tertutup.

"Bukan berarti nanti tidak ada lagi gempa di atas 5 ya. Jadi ini memang secara statistik, kita secara metode sudah clear ini di atas 5 sudah tidak ada aktivitas. Tapi tidak menutup kemungkinan nanti, kemungkinan masih bisa juga terjadi," tutur dia.

Editor: Rizky Agustian

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut