BMKG Ungkap Teknik Baru Atasi Karhutla di Gambut, Apa Itu?
JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani mengungkap salah satu teknik yang dibahas bersama Presiden Prabowo Subianto untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla), khususnya di wilayah gambut. Salah satunya melalui pengeboran dangkal yang kemudian digunakan untuk memompa air ke area yang terbakar.
Faisal mengatakan teknik tersebut memungkinkan pemadaman dilakukan dengan jangkauan sekitar 200 meter dari titik pengeboran.
"Kalau sekarang memang yang kita perkuat nanti adalah satgas darat ya, yang bisa langsung menangani kebakaran hutan dan lahan itu di daerah yang terbakar. Jadi ada beberapa cara tadi ada banyak teknik yang dibahas, salah satunya adalah pengeboran dangkal, kemudian dipompa dengan pompa yang portabel untuk dapat memadamkan kira-kira dengan radius 200 meter dari titik bor tersebut," ujar Faisal usai rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Selain pengeboran dangkal, pemerintah juga membahas pelibatan masyarakat desa melalui kelompok masyarakat peduli api. Kelompok tersebut diharapkan dapat membantu memadamkan api sekaligus mencegah kebakaran di sekitar permukiman.
"Kemudian juga pemanfaatan kekuatan atau masyarakat desa yang memiliki semacam eh masyarakat peduli api ya, untuk bisa memadamkan api dan juga mencegah di lokasi tempat tinggalnya," katanya.