Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Waspada! BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur Hujan Sedang-Lebat hingga 5 Februari
Advertisement . Scroll to see content

BMKG: Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau Juni-September

Selasa, 28 Mei 2024 - 16:10:00 WIB
BMKG: Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau Juni-September
BMKG menyebut sejumlah wilayah memasuki musim kemarau. (Foto: Ilustrasi/Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut wilayah Indonesia memasuki musim kemarau hingga September. Curah hujan akan rendah kurang dari 50 milimeter (mm).

“Potensi kekeringan untuk beberapa bulan ke depan, prediksi curah hujan dan sifat hujan bulanan menunjukkan bahwa kondisi kekeringan selama musim kemarau akan mendominasi hingga September. Daerah dengan potensi curah hujan bulanan sangat rendah, kurang dari 50 mm per bulan perlu mendapatkan perhatian khusus untuk mitigasi dampak kekeringan,” ungkap Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati saat Jumpa Pers secara virtual, Selasa (28/5/2024).

Dwikorita mengatakan wilayah yang berpotensi mengalami curah hujan sangat rendah, kurang dari 50 mm dalam 1 bulan curah hujannya meliputi sebagian Lampung, Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur, serta sebagian Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Pada September, curah hujan di bawah 50 mm per bulan masih berpeluang terjadi di Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur. Kondisi serupa yaitu curah hujan di bawah 50 mm per bulan terjadi pada Oktober.

“Jadi ini yang perlu diwaspadai ini tadi Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur itu akan berlangsung mulai dari Juni ya. Kemudian Juli Agustus September Oktober, cukup lama sekitar berapa itu Juni Juli Agustus September Oktober, 5 bulan. Ini yang perlu disiap siagakan,” pungkasnya. 

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut