Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bertambah, Korban Tewas Bencana Sumatra Menjadi 1.167 Orang
Advertisement . Scroll to see content

BNPB Minta Masyarakat Waspada Potensi Angin Puting Beliung Saat Pergantian Musim

Jumat, 19 Maret 2021 - 10:40:00 WIB
BNPB Minta Masyarakat Waspada Potensi Angin Puting Beliung Saat Pergantian Musim
Serah terima jabatan kapusdatinkom BNPB dari Agus Wibowo (kiri) kepada Raditya Jati, Selasa (5/5/2020) lalu. (Foto: BNPB)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) meminta masyarakat waspada terhadap potensi bahaya angin puting beliung. Angin puting beliung ini kerap terjadi saat memasuki pergantian musim. 

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Raditya Jati menjelaskan sejumlah tanda-tanda potensi angin beliung. Masyarakat diminta lebih waspada jika tanda-tanda itu terjadi.

“Umumnya dirasakan pada pagi hari apabila kemudian udara sejuk berubah panas. Tanda lainnya dapat dilihat pada kondisi awan di langit. Apabila tidak terlalu berawan dan kemudian pada siang hari atau menjelang sore, ada pertumbuhan awan cepat disertai hembusan udara dingin,” kata Raditya dalam keterangannya yang diterima, Jumat (19/3/2021).

Tanda lain, kata Raditya, yaitu adanya perubahan kecepatan dan arah angin secara drastis. Ketika angin puting beliung berlangsung, Masyarakat diminta segera aman diri menuju ke bangunan yang kokoh. 

"Jangan berada di bawah pohon atau pun papan reklame ketika angin kencang terjadi. Perhatikan juga apabila berteduh di bawah bangunan yang terbuka, hindari potensi terkena material lain di sekitar kita, seperti lembaran seng yang dapat tertiup angin," ujarnya.

Data BNPB per Kamis (18/3/2021), mencatat jumlah kejadian angin puting beliung dari awal tahun 2021 mencapai 210 kali. Bencana yang tergolong dalam kategori hidrometeorologi ini mengakibatkan korban meninggal sebanyak 3 orang dan luka-luka 42 orang. 

Sedangkan kerusakan, total jumlah kejadian ini mengakibatkan 232 unit rumah rusak berat, 564 rusak sedang dan 2.422 rusak ringan. Selain merusak sektor pemukiman, peristiwa angin puting beliung juga merusak fasilits umum, seperti sekolah, tempat ibadah dan kantor.

Editor: Ibnu Hariyanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut