BNPB Ungkap Ada 45 Bencana selama Sepekan Terakhir
JAKARTA, iNews.id - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat ada 45 bencana selama sepekan terakhir atau pada 12-18 September 2022. Bencana yang paling banyak terjadi adalah bencana hidrometeorologi basah maupun kering.
Banjir menjadi bencana terbanyak dengan 21 kejadian, kemudian kebakaran hutan dan lahan dengan 10 kejadian dan bencana-bencana lainnya.
Dalam kurun waktu tersebut, banjir merendam 8.294 rumah yang menyebabkan 36.047 jiwa terdampak dan mengungsi. Sedangkan cuaca ekstrem menyebabkan 186 rumah rusak.
“Gambaran dari bencana yang terjadi di Indonesia selama sepekan. Jadi dari kurun 12 sampai 18 September kita mengalami 45 kali bencana,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari dalam Disaster Briefing, Senin (19/9/2022).
BNPB Sebut Bencana Hidrometeorologi Basah Kembali Dominan: Periode Kering Sangat Singkat
Aam, sapaan akrabnya, mengatakan pada akhir Agustus lalu juga tercatat tingkat bencana yang tinggi yakni 46 kali bencana dalam sepekan.
“Minggu lalu itu 36 kali, sebelumnya pernah 46 kali di minggu terakhir Agustus. Kejadian banjir cukup besar termasuk juga kebakaran hutan,” kata Aam.
Banjir dan tanah longsor merupakan bencana hidrometeorologi basah. Kekeringan dan karhutla adalah bencana hidrometeorologi kering.
"Kurang dari sepertiga dari bencana itu adalah hidrometeorologi kering, sedangkan sisanya adalah hidrometeorologi basah,” katanya.
Editor: Reza Fajri