Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : KIP Kabulkan Sebagian Gugatan Bonjowi, Salinan Ijazah dan Transkrip Nilai Jokowi Terbuka buat Publik
Advertisement . Scroll to see content

Bonjowi Klaim Menang 4 Kali di Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Tunggu Grand Final

Selasa, 17 Maret 2026 - 07:48:00 WIB
Bonjowi Klaim Menang 4 Kali di Sengketa Informasi Ijazah Jokowi, Tunggu Grand Final
Pendiri Bonjowi, Lukas Luwarso. (Foto: Jonathan Simanjuntak)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kelompok masyarakat Bongkar Ijazah Jokowi (Bonjowi) mengklaim telah memenangkan empat kali persidangan sengketa informasi terkait ijazah Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi). Kemenangan ini disebut menandakan informasi berkaitan dengan ijazah Jokowi haruslah dibuka.

Pendiri Bonjowi, Lukas Luwarso menjelaskan empat persidangan sengketa informasi itu berhadapan dengan KPU, KPU DKI Jakarta, KPU Solo dan Universitas Gadjah Mada (UGM). Dengan demikian, kata Lukas, tersisa persidangan sengketa informasi melawan Polri yang akan diputus beberapa waktu mendatang.

"Bonjowi kalau ibarat pertandingan bola terkait kontroversi ijazah Jokowi ini, kita sudah mengalahkan 4 kesebelasan dari 5 kesebelasan, berarti 4-0. Kita tinggal menunggu grand final dengan pihak kepolisian yang mungkin akan dimulai nanti di usai Lebaran," ujar Lukas dalam konferensi pers, Senin (16/3/2026).

Dari rentetan kemenangan sengketa informasi ini, Lukas mewanti-wanti politisi bermasalah tak lagi mencalonkan diri menjadi pejabat publik di Indonesia. Apalagi mereka yang tidak jelas latar belakang pendidikannya.

"Ini ada lesson learned, sidang KIP telah membuka mata kita dan publik bahwa satu, bagi politikus bermasalah yang tidak jelas latar belakang pendidikan dan identitasnya, jangan lagi pernah coba-coba peruntungan berpolitik sekedar ingin jadi pejabat publik," tutur dia.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut