BPH Migas Jamin Pasokan BBM Nasional Aman pada Arus Balik Lebaran 2026
JAKARTA, iNews.id - Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) nasional tetap aman menghadapi arus balik Lebaran 2026. Termasuk untuk wilayah Kalimantan Barat yang sebelumnya sempat mengalami antrean panjang di sejumlah SPBU akibat lonjakan permintaan dan panic buying.
Anggota Komite BPH Migas, Fathul Nugroho menuturkan, pemerintah sesuai arahan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menjamin ketersediaan stok dan distribusi BBM tetap terjaga melalui pengawasan intensif bersama Pertamina Patra Niaga.
"Pemerintah, sebagaimana arahan Bapak Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, menjamin ketersediaan stok dan distribusi BBM, khususnya oleh Pertamina Patra Niaga terus dijaga ketahanannya. Monitoring kualitas juga rutin dilakukan dan hasilnya sesuai standar pemerintah, sehingga diharapkan masyarakat merasa aman dan nyaman," ujar Fathul dalam keterangannya dikutip, Rabu (25/3/2026).
Sebelumnya, antrean kendaraan sempat mengular di sejumlah SPBU di Kalimantan Barat sejak malam takbiran 20 Maret 2026. Menyikapi kondisi tersebut, suplai BBM ke wilayah terdampak ditingkatkan dan sejumlah SPBU di Pontianak dioperasikan selama 24 jam untuk mengurai antrean.
Harga BBM Pertamina 25 Maret 2026 usai Libur Panjang Lebaran, Ada yang Naik?
Sales Area Manager Pertamina Patra Niaga Kalimantan Barat, Widhi Tri Adhi Hidayat menyebut, kondisi distribusi BBM per 23 Maret 2026 telah berangsur normal.
"Kondisi antrean di berbagai SPBU di Kota Pontianak dan Kabupaten Kubu Raya sudah normal, sementara di Kabupaten Mempawah, Kabupaten Singkawang, dan Kabupaten Bengkayang dalam kondisi sedang, sementara Kabupaten Sambas dan Kabupaten Landak masih terus diupayakan untuk mengurangi antrean yang masih relatif padat," katanya.
Mensesneg soal WFH ASN-Swasta: Tak Ada Masalah Pasokan BBM