JAKARTA, iNews.id - Produksi padi nasional sepanjang 2025 menunjukkan peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, luas panen padi sepanjang tahun 2025 mencapai 11,32 juta hektare, naik 12,69 persen dibandingkan tahun 2024.
"Luas panen padi sepanjang Januari-Desember 2025 mencapai 11,32 juta hektare, atau meningkat sebesar 12,69 persen dibandingkan periode Januari-Desember 2024," kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono dalam Rilis BPS di Jakarta, Senin (2/2/2026).
Sebelum Serang Iran, AS Perkuat Pertahanan Udara di 5 Negara Sekutunya
Seiring dengan kenaikan luas panen, produksi padi nasional sepanjang tahun 2025 tercatat sebesar 60,21 juta ton gabah kering giling (GKG), atau meningkat 13,29 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Produktivitas padi juga mengalami peningkatan, dengan rata-rata mencapai 53,18 kuintal per hektare (GKG), lebih tinggi dibandingkan angka tahun 2024 sebesar 52,90 kuintal per hektare (GKG).
Harga Beras hingga Cabai Keriting Turun 29 Januari 2026, Ini Rinciannya
Memasuki awal 2026, potensi produksi padi diperkirakan masih berada pada kondisi yang relatif baik. BPS memperkirakan luas panen padi pada periode Januari–Maret 2026 mencapai 3,28 juta hektare, atau lebih tinggi 15,32 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Mentan Ungkap Bahaya Beras Ilegal Masuk Indonesia
Sejalan dengan itu, potensi produksi padi pada periode tersebut diperkirakan mencapai 17,65 juta ton GKG, meningkat 15,80 persen.
Berdasarkan potensi produksi padi tersebut, produksi beras pada Januari-Maret 2026 diperkirakan mencapai 10,16 juta ton, atau naik 15,79 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Mentan Bongkar 1.000 Ton Beras Ilegal di Kepri, Dikirim Pakai 6 Kapal
BPS menegaskan, angka potensi produksi padi dapat berubah sesuai kondisi terkini hasil amatan lapangan seperti serangan hama-OPT, banjir, kekeringan, waktu realisasi panen petani, dan lain-lain.
Editor: Aditya Pratama
- Sumatra
- Jawa
- Kalimantan
- Sulawesi
- Papua
- Kepulauan Nusa Tenggara
- Kepulauan Maluku