Get iNews App with new looks!
inews
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Truk Pengangkut Air Ditabrak Kereta di Cirebon, Jalur KA Jakarta Terganggu
Advertisement . Scroll to see content

Breaking News: Avanza Tertabrak Kereta Api di Tebing Tinggi, 7 Orang Tewas

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:50:00 WIB
Breaking News:  Avanza Tertabrak Kereta Api di Tebing Tinggi, 7 Orang Tewas
Tangkapan layar mobil Avanza tertabrak kereta api hingga menewaskan tujuh orang di Kota Tebing Tinggi, Rabu (21/1/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

TEBING TINGGI, iNews.idKecelakaan maut mobil Toyota Avanza ditabrak kereta api terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang pintu di Jalan Abdul Hamid, Lingkungan 4, Kelurahan Bagelen, Kecamatan Bajenis, Kota Tebing Tinggi, Sumatera Utara, Rabu (21/1/2026). Akibat kejadian itu, tujuh orang tewas di lokasi kejadian setelah kendaraan mereka terseret ratusan meter.

Insiden bermula saat Kereta Api yang melaju dari arah Rantau Prapat menuju Kota Tebing Tinggi melintasi jalur di Jalan Abdul Hamid. Di saat yang bersamaan, muncul satu unit mobil Toyota Avanza datang dari arah Sei Sigiling menuju Kelurahan Bagelen.

Karena lokasi perlintasan tidak memiliki palang pintu pengaman maupun petugas penjaga, pengemudi mobil diduga tidak menyadari kedatangan kereta api yang sudah dekat. Benturan keras pun tak terhindarkan. Mobil tersebut dihantam dan terseret sejauh kurang lebih 300 meter dari titik tabrakan awal.

Kondisi mobil Avanza tersebut mengalami kerusakan total atau ringsek parah akibat benturan dan seretan. Warga yang berada di sekitar lokasi langsung berhamburan mencoba memberikan pertolongan, namun ketujuh penumpang ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di dalam kabin mobil yang hancur.

Hingga berita ini diturunkan, identitas ketujuh korban tewas masih dalam proses pendataan oleh petugas kepolisian dan tim medis.

Petugas Satlantas Polres Tebing Tinggi yang tiba di lokasi segera melakukan sterilisasi area dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Saat dikonfirmasi, petugas di lapangan belum bersedia memberikan keterangan rinci mengenai identitas para korban maupun penyebab pasti kelalaian.

"Petugas masih bekerja di lapangan untuk mengumpulkan data dan mengevakuasi seluruh korban ke rumah sakit terdekat," ujar salah satu personel di lokasi kejadian.

Kejadian ini kembali menjadi pengingat pahit akan bahayanya perlintasan kereta api tanpa palang pintu yang masih banyak ditemukan di wilayah pemukiman warga. Masyarakat diimbau untuk selalu berhenti sejenak dan menoleh ke kanan-kiri sebelum melintasi rel kereta api, terutama di lokasi yang tidak terjaga.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow
iNews.id
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut